Hesti.id – 29 Juni 2026 | PEKANBARU – Setiap pensiunan biasanya dihadapkan pada tantangan baru ketika meninggalkan dunia kerja. Namun, tidak bagi Abram R., seorang pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dari RSUD Arifin Ahmad. Dari Pensiunan Menjadi Pengusaha Kuliner Kisah Abram Bersama Bank Mandiri Taspen, ia berhasil mengukir kesuksesan dengan membuka usaha kuliner yang kini menjadi salah satu favorit di Pekanbaru.
Setelah pensiun pada 22 Juni 2021, Abram bertekad untuk tetap produktif dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Berbekal hobi memasak dan pengalaman kuliner dari kampung halamannya di Bukittinggi, ia mulai merintis usaha yang dikenal dengan nama Pondok Nasi Kapau Fina.
Usaha kuliner ini dimulai dari menjual berbagai hidangan seperti Sup Markisa, sate, dan mie kuah Medan. Dengan semangat dan dedikasi, usaha ini terus berkembang hingga memiliki 17 menu andalan yang diolah dengan resep khas tanpa menggunakan MSG. Salah satu menu favorit di tempatnya adalah gulai cincang tanpa santan, yang telah menarik perhatian banyak pelanggan.
Baca juga:
“Keuntungan bukanlah tujuan utama saya. Yang terpenting adalah pelanggan merasa puas dan menikmati makanan yang kami sajikan,” ungkap Abram dengan penuh semangat.
Pondok Nasi Kapau Fina tidak hanya menarik pelanggan lokal, namun juga pengunjung dari berbagai daerah di Indonesia, serta wisatawan dari Malaysia dan Singapura. Keberadaan media sosial seperti Instagram, Facebook, dan TikTok pun turut meningkatkan popularitas usaha kulinernya.
Kisah Abram ini menjadi contoh nyata bagaimana program dari Bank Mandiri Taspen dapat membantu para pensiunan untuk tetap produktif setelah masa purna bakti. Bank Mandiri Taspen tidak hanya memberikan layanan perbankan, tetapi juga mendampingi pensiunan dalam mengembangkan usaha mereka melalui pelatihan dan pembinaan.
Abram berbagi pengalamannya, “Saya selalu diundang untuk mengikuti pelatihan yang diselenggarakan oleh Mandiri Taspen Pekanbaru. Dari sana, saya banyak belajar tentang cara memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan dan mengelola usaha dengan berkelanjutan.”
Program pendampingan ini merupakan bagian dari inisiatif Bank Mandiri Taspen yang mencakup tiga pilar utama, yaitu Mantap Sehat, Mantap Aktif, dan Mantap Sejahtera. Program-program ini dirancang untuk mendukung kualitas hidup pensiunan agar tetap sehat, produktif, dan mandiri secara ekonomi.
Abram berharap semakin banyak pensiunan yang mempersiapkan kehidupan setelah pensiun dengan cara membangun usaha. “Jika dana pensiun ingin dimanfaatkan dengan baik, mulailah usaha dan cari mitra yang dapat mendukung perkembangan usaha kita. Saya benar-benar merasakan manfaat dari pendampingan yang diberikan oleh Bank Mandiri Taspen,” tegasnya.
Kisah inspiratif Abram adalah bukti bahwa dengan dukungan yang tepat, pensiunan dapat menemukan peluang baru dan berkontribusi pada masyarakat, menjadikan hidup mereka lebih bermakna dan produktif. Semoga kisah dari Pensiunan Menjadi Pengusaha Kuliner Kisah Abram Bersama Bank Mandiri Taspen ini bisa menginspirasi banyak orang untuk tidak takut mengambil langkah baru dalam hidup mereka.











