10 Juli 2026

Markas KKB Ditemukan Dekat Lokasi Pembakaran Pesawat AMA di Papua

Penulis

Nakasaputra Jeramy

Markas KKB Ditemukan Dekat Lokasi Pembakaran Pesawat AMA di Papua
Markas KKB Ditemukan Dekat Lokasi Pembakaran Pesawat AMA di Papua

Hesti.id – 10 Juli 2026 | Tim Satgas Operasi Damai Cartenz (ODC) 2026 baru-baru ini menemukan sebuah markas Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di dekat lokasi pembakaran pesawat PK-RCY milik PT Associated Mission Aviation (AMA) di Balinggama, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Penemuan ini terjadi setelah olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dilakukan oleh aparat kepolisian pada Sabtu, 4 Juli 2026.

Pesawat yang dikemudikan oleh Kapten Nicholas F. Gosselin itu mengalami kerusakan parah akibat kebakaran yang menyebabkan sekitar 90 persen tubuh pesawat hangus. Menurut laporan, bagian tengah pesawat adalah titik kerusakan paling parah, dan saat ditemukan, pesawat masih mengarah ke landasan pacu.

Di dekat lokasi pembakaran pesawat AMA, ditemukan sebuah honai yang diduga digunakan sebagai markas KKB. Di depan honai tersebut terdapat papan bertuliskan “Markas Komando Daerah Militer TPNPB Kodap VII Balinggama.” Penemuan ini menambah bukti bahwa kelompok bersenjata tersebut beroperasi di daerah tersebut.

Dalam olah TKP, aparat juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti penting. Barang bukti tersebut termasuk noken, syal bermotif Bintang Kejora, pakaian loreng, senapan angin, dan berbagai dokumen identitas keanggotaan TPNPB. Selain itu, ditemukan juga kartu SIM, flashdisk, dan memory card yang akan diperiksa lebih lanjut untuk mengetahui keterkaitannya dengan kelompok bersenjata ini.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol Yusuf Sutejo, mengungkapkan bahwa penyidik masih mendalami jaringan dan pola pergerakan kelompok itu. Tim penyidik juga telah mengidentifikasi tujuh anggota KKB yang terlibat dalam pembunuhan pilot Gosselin dan pembakaran pesawat. Ketujuh tersangka ini kini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Dari hasil penyelidikan, kelompok ini diperkirakan memiliki kekuatan sekitar 15 orang dengan persenjataan yang cukup lengkap, termasuk senjata api laras panjang dan pendek. Pengakuan ini menunjukkan betapa seriusnya ancaman yang dihadapi oleh masyarakat dan keamanan penerbangan sipil di Papua.

Proses hukum terhadap para tersangka akan dilakukan secara profesional dan transparan. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi. Penyidik berharap dapat segera menangkap para pelaku dan mencegah tindakan kekerasan lebih lanjut di wilayah tersebut.

Dengan penemuan markas KKB di dekat lokasi pembakaran pesawat AMA ini, diharapkan akan ada langkah-langkah yang lebih tegas dari pihak berwenang untuk mengatasi masalah keamanan di Papua, sehingga keselamatan masyarakat dan penerbangan sipil dapat terjamin.

Related Post

Tinggalkan komentar