28 Juni 2026

Kemenangan Dramatis Kongo atas Uzbekistan di Piala Dunia 2026

Penulis

Reksya Reksya Khairulanwar

Kemenangan Dramatis Kongo atas Uzbekistan di Piala Dunia 2026
Kemenangan Dramatis Kongo atas Uzbekistan di Piala Dunia 2026

Hesti.id – 28 Juni 2026 | ATLANTA — Pertandingan yang Sengit dan Penuh Ketegangan Republik Demokratik Kongo Hadapi Uzbek telah menciptakan sejarah baru di Mercedes-Benz Stadium. Dalam duel yang menguras emosi tersebut, Les Leopards berhasil meraih kemenangan heroik dengan skor 3-1 atas Uzbekistan. Meskipun awalnya tertinggal oleh gol cepat dari Eldor Shomurodov, Kongo menunjukkan ketahanan mental yang luar biasa untuk membalikkan keadaan dan meraih tiket menuju babak gugur Piala Dunia 2026.

Sejak awal laga, anak asuh pelatih Sebastien Desabre menghadapi tantangan berat. Uzbekistan, dengan strategi defensif yang cermat, berhasil mencetak gol terlebih dahulu pada menit ke-10. Gol tersebut menjadi hasil dari skema serangan balik yang memanfaatkan kelengahan lini belakang Kongo. Namun, semangat juang tinggi Kongo mulai terlihat memasuki babak kedua.

Dalam babak pertama, Uzbekistan tampil dengan formasi 5-4-1 yang sangat rapat, membuat Kongo kesulitan menciptakan peluang. Meskipun menguasai bola hingga 64%, pemain Kongo terjebak dalam sirkulasi yang lambat, dan upaya mereka untuk menyamakan kedudukan terhalang oleh keputusan VAR yang menganulir gol di menit ke-35.

Perubahan taktis yang dilakukan Desabre pada babak kedua terbukti efektif. Ia mengganti beberapa pemain untuk meningkatkan kreativitas di lini tengah dan menyerang secara lebih agresif. Hasilnya, gol penyama kedudukan akhirnya tercipta pada menit ke-68 ketika Yoane Wissa melepaskan tembakan melengkung dari luar kotak penalti.

Setelah gol tersebut, momentum Kongo semakin kuat. Fiston Mayele menambah keunggulan menjadi 2-1 pada menit ke-78, memanfaatkan umpan silang yang akurat. Di masa injury time, Wissa kembali mencetak gol, menutup pertandingan dengan skor 3-1 dan memastikan Kongo melaju ke babak gugur.

“Ini adalah momen yang sangat berarti bagi kami. Kami menunjukkan karakter dan mental pemenang,” ungkap Wissa usai pertandingan dengan mata yang berkaca-kaca. Kemenangan ini adalah pencapaian terbesar bagi sepak bola Kongo dalam beberapa dekade terakhir.

Kongo kini berada di posisi ketiga klasemen Grup K dengan total 4 poin, lolos bersama Kolombia dan Portugal, sementara Uzbekistan terpaksa puas di dasar klasemen dengan hanya satu poin. Selanjutnya, Les Leopards akan menghadapi ujian berat melawan Inggris di babak 32 besar. Pertarungan ini akan menjadi tantangan besar bagi Kongo, di mana disiplin dan transisi bertahan menjadi kunci untuk melanjutkan perjalanan mereka di turnamen bergengsi ini.

Dengan waktu istirahat yang cukup, Kongo diharapkan dapat memulihkan kondisi fisik para pemain kunci sebelum melawan tim raksasa Eropa tersebut. Pertemuan ini akan menjadi duel taktis yang menarik, menguji seberapa jauh kolektivitas fisik Kongo dapat bersaing dengan skuad berkualitas tinggi dari Inggris.

Related Post

Tinggalkan komentar