Hesti.id – 26 Juni 2026 | Noale dan Bologna menjadi sorotan utama dunia MotoGP setelah dua pengumuman besar terkait bursa transfer yang mengguncang panggung balap motor. Dalam perkembangan terbaru, Pedro Acosta datang, Pecco pergi ke Aprilia, Ducati tanpa rider Italia. Keputusan ini memberikan dampak signifikan pada komposisi tim di MotoGP untuk musim-musim mendatang.
Francesco “Pecco” Bagnaia, juara dunia dua kali asal Italia, resmi bergabung dengan Aprilia Racing setelah menyudahi kerjasama yang panjang dengan Ducati Lenovo. Dalam kontrak jangka panjang yang mengikat hingga akhir musim 2030, Pecco akan berduet dengan Marco Bezzecchi, rekannya sesama pembalap Italia yang juga merupakan murid Valentino Rossi. CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, menyatakan bahwa kehadiran Bagnaia adalah sebuah kehormatan dan tantangan besar bagi tim yang berbasis di Noale tersebut.
“Kami siap untuk mengalahkan dia di sisa musim ini! Memiliki beberapa juara dunia di dalam tim kami adalah tanggung jawab besar yang sudah tidak sabar untuk kami terima,” ujar Rivola dalam sebuah konferensi pers.
Baca juga:
Kepindahan Pecco ke Aprilia tidak hanya mengubah wajah tim, tetapi juga memberikan peluang bagi Pedro Acosta, pembalap muda berbakat asal Spanyol, untuk bergabung dengan Ducati Lenovo. Acosta, yang telah meraih gelar juara dunia di kelas Moto3 dan Moto2, akan mengisi kursi yang ditinggalkan Bagnaia. Manajemen Ducati mengonfirmasi bahwa Acosta akan bergabung mulai musim 2027 dan akan membentuk duet dengan Marc Marquez, yang baru saja diperpanjang kontraknya.
“Saya pikir ini adalah tantangan terbesar dalam karier saya sejauh ini. Saya sangat senang bisa satu tim dengan Marc,” ungkap Acosta dalam pernyataan resminya. CEO Ducati, Claudio Domenicali, menilai kombinasi antara Acosta dan Marquez akan menjadi duet yang sangat kompetitif dan agresif. Dengan kehadiran Acosta, Ducati berharap bisa mempertahankan dominasi mereka di MotoGP dan terus berkembang dalam pengembangan motor Desmosedici GP.
Seiring dengan kepindahan Pecco ke Aprilia, Ducati kini harus beradaptasi tanpa kehadiran rider Italia di tim utama mereka, sebuah langkah yang cukup mengejutkan mengingat sejarah panjang dan prestasi yang telah ditorehkan oleh pembalap Italia di tim tersebut. Keputusan ini menandai era baru bagi Ducati, yang kini berfokus pada pengembangan bakat muda melalui Pedro Acosta.
Dengan semua perubahan ini, dunia MotoGP semakin menantikan bagaimana performa tim-tim ini di musim mendatang. Apakah Pecco Bagnaia bisa membawa Aprilia ke jalur kemenangan? Dan bisakah Pedro Acosta bersinar di bawah bayang-bayang Marc Marquez? Publik tentu saja sangat antusias menunggu jawaban dari pertanyaan-pertanyaan ini di ajang balap yang penuh ketegangan dan kejutan.
Dengan Pedro Acosta datang, Pecco pergi ke Aprilia, Ducati tanpa rider Italia, MotoGP siap menyajikan pertarungan yang semakin seru di masa depan.











