Hesti.id – 26 Juni 2026 | FIFA bekukan sepak bola Nepal! Tim nasional dan klub dilarang tampil di ajang internasional [titlebase] setelah Asosiasi Sepak Bola Nepal (All Nepal Football Association/ANFA) dijatuhi sanksi skorsing akibat campur tangan pihak ketiga dalam pengelolaan organisasi. Keputusan ini diambil FIFA sebagai respons atas pelanggaran Statuta FIFA yang mengatur independensi federasi sepak bola dari intervensi eksternal.
Skorsing ini mulai berlaku secara efektif, yang artinya seluruh tim nasional Nepal, termasuk klub-klubnya, tidak dapat berpartisipasi dalam kompetisi internasional yang diselenggarakan oleh FIFA dan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC). Dalam rilis resmi FIFA, dinyatakan bahwa ANFA, beserta anggota dan pejabatnya, kehilangan akses terhadap pendanaan dan program pengembangan dari FIFA dan AFC selama masa sanksi ini.
Keputusan FIFA ini merupakan hasil dari konflik yang berkepanjangan antara ANFA dan Dewan Olahraga Nasional Nepal (National Sports Council/NSC). Konflik ini semakin memuncak ketika NSC membekukan kepengurusan ANFA selama tiga bulan menjelang kongres pemilihan pengurus, meski keputusan tersebut kemudian dicabut. FIFA menilai langkah tersebut sebagai bentuk campur tangan pemerintah yang bertentangan dengan prinsip-prinsip pengelolaan sepak bola yang independen.
Baca juga:
“Sanksi ini akan dicabut jika ANFA dapat membuktikan bahwa semua penyebab skorsing telah diatasi dan mereka kembali menjalankan tata kelola sesuai dengan ketentuan FIFA,” ungkap pernyataan resmi FIFA.
Skorsing ini menandai momen sulit bagi sepak bola Nepal, yang sebelumnya telah berusaha untuk meningkatkan prestasi di kancah internasional. Timnas Nepal kini terpaksa berjuang untuk mendapatkan kembali tempatnya di arena global. Hal ini juga mengingatkan pada situasi serupa yang pernah dialami Indonesia pada tahun 2015, ketika PSSI juga dibekukan karena intervensi pemerintah.
FIFA bekukan sepak bola Nepal! Tim nasional dan klub dilarang tampil di ajang internasional [titlebase], menjadi sinyal jelas bahwa FIFA tidak akan mentolerir campur tangan dari pihak luar dalam organisasi sepak bola. Ini bukan hanya masalah administrasi, tetapi juga berdampak langsung pada perkembangan dan prestasi sepak bola di negara tersebut.
Dalam konteks yang lebih luas, keputusan ini mencerminkan komitmen FIFA untuk menjaga integritas dan independensi federasi sepak bola di seluruh dunia. Sanksi serupa dapat menjadi pelajaran bagi negara-negara lain untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama, agar sepak bola dapat berkembang secara sehat dan berkelanjutan.
Dengan adanya skorsing ini, harapan untuk melihat timnas Nepal beraksi di pentas internasional harus ditunda. ANFA kini dihadapkan pada tantangan besar untuk mengembalikan kepercayaan FIFA dan membuktikan bahwa mereka mampu mengelola sepak bola Nepal tanpa campur tangan pihak ketiga.











