Hesti.id – 08 Juli 2026 | PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik), anak perusahaan dari PT Kereta Api Indonesia (Persero), mencatat Tumbuh 17 Persen Kinerja Angkutan Retail KAI Logistik Sepanjang Semester I 2026 Semakin Positif. Hal ini terlihat dari keberhasilan mereka dalam mengelola 34.651 ton barang retail selama enam bulan pertama tahun 2026, meningkat 17 persen dibandingkan dengan 29.573 ton di periode yang sama pada tahun 2025. Pertumbuhan ini menunjukkan semakin tingginya minat masyarakat terhadap layanan logistik berbasis kereta api yang menawarkan pengiriman yang efisien dan terintegrasi.
Direktur Pengembangan Usaha KAI Logistik, Aniek Dwi Deviyanti, menyatakan bahwa lonjakan volume pengiriman ini tercermin juga dari jumlah kiriman yang dikelola oleh KALOG Express. Dari Januari hingga Juni 2026, KAI Logistik berhasil mengelola sekitar 1,67 juta barang kiriman. “Kami berhasil mendistribusikan berbagai jenis komoditas mulai dari paket, sepeda motor, barang elektronik, hingga hewan peliharaan. Capaian ini menunjukkan semakin luasnya pemanfaatan layanan KALOG Express oleh masyarakat,” jelas Aniek.
Momentum peningkatan aktivitas masyarakat selama libur pendidikan juga berkontribusi terhadap pertumbuhan layanan ini. Pada bulan Juni 2026, KALOG Express mencatat volume pengiriman bulanan tertinggi dengan total mencapai 6.170 ton. Salah satu penyebab utama dari pertumbuhan ini adalah layanan pengiriman sepeda motor yang meningkat menjadi sekitar 13 ribu unit, jauh lebih tinggi dibandingkan rata-rata pengiriman pada bulan sebelumnya yang berada di kisaran 11 ribu unit.
Baca juga:
Secara kumulatif, hingga Semester I 2026, KAI Logistik telah mendistribusikan sekitar 70 ribu unit sepeda motor ke berbagai wilayah di Indonesia. Layanan pengiriman kendaraan ini terus menjadi pilihan bagi masyarakat, terutama untuk perjalanan liburan, aktivitas pariwisata, serta kebutuhan mahasiswa yang melanjutkan pendidikan di luar kota. Fenomena ini menunjukkan bahwa Tumbuh 17 Persen Kinerja Angkutan Retail KAI Logistik Sepanjang Semester I 2026 Semakin Positif merupakan hasil dari kebutuhan pasar yang terus berkembang.
Dengan meningkatnya volume pengiriman barang retail, KAI Logistik tidak hanya fokus pada peningkatan kapasitas angkut, tetapi juga memperluas jaringan layanan. Sejak Mei 2026, kapasitas layanan KA ONS Utara untuk relasi pulang pergi Jakarta Gudang–Surabaya telah meningkat dari 80.000 kilogram menjadi 55.000 kilogram per hari untuk keberangkatan dari Jakarta, dan 50.000 kilogram per hari dari Surabaya. Sementara itu, kapasitas layanan KA ONS Tengah untuk relasi Jakarta Gudang–Malang juga mengalami peningkatan dari 70.000 kilogram menjadi 92.000 kilogram per hari.
Perusahaan juga telah menambah 16 titik service point KALOG Express baru di berbagai wilayah Pulau Jawa, seperti Jakarta, Bandung, Magetan, Sleman, Bojonegoro, dan Surabaya. Langkah ini diambil untuk memperluas akses layanan bagi masyarakat. Selain memperkuat infrastruktur, KAI Logistik juga berkomitmen untuk melakukan transformasi digital melalui aplikasi KAI Logistik TRAX. Aplikasi ini dirancang untuk memberikan pengalaman pengiriman yang lebih mudah, cepat, dan transparan bagi pengguna.
Aniek menegaskan bahwa pertumbuhan kinerja Semester I 2026 adalah hasil dari upaya perusahaan yang konsisten dalam meningkatkan kualitas layanan untuk memenuhi kebutuhan pasar. “Kami akan terus memperkuat layanan melalui digitalisasi, perluasan jaringan, dan peningkatan kapasitas operasional agar dapat memberikan layanan logistik yang semakin andal,” ujarnya. Dengan optimisme yang tinggi, KAI Logistik bertekad untuk terus menjaga momentum pertumbuhan serta memberikan kontribusi yang lebih besar bagi sektor logistik nasional.











