8 Juli 2026

Kolaborasi Seni dan Fashion di Liveable Art Soirée Jakarta

Penulis

Mariabella La Fierza

Kolaborasi Seni dan Fashion di Liveable Art Soirée Jakarta
Kolaborasi Seni dan Fashion di Liveable Art Soirée Jakarta

Hesti.id – 08 Juli 2026 | JAKARTA, 6 Juli 2026 – MINIMALISME URBAN BERPADU SENI PURANA DAN PURAGRAPH X AFGANIAL Liveable Art Soirée DI LUMINE ASHTA DISTRICT 8 menjadi sorotan utama hari ini di pusat distrik finansial Jakarta. Acara ini merupakan hasil kolaborasi inovatif antara dua jenama terkemuka, Purana dan Puragraph, yang mengusung konsep seni dan fashion dalam satu paket menarik.

Liveable Art Soirée ini dirancang khusus bagi masyarakat urban yang mengedepankan gaya hidup modern dan kesadaran akan desain. Pameran yang diadakan di Lumine ini tidak hanya menampilkan koleksi busana, tetapi juga menggambarkan nilai-nilai estetika yang mendalam. Koleksi yang ditampilkan mencakup atasan monokrom hitam dan putih khas Puragraph yang dikenal dengan desain minimalis dan tanpa motif. Dengan elemen lipatan struktural dan garis asimetris, koleksi ini menawarkan pendekatan baru untuk busana kerja yang tetap berfungsi namun tetap bergaya.

Nonita Respati, Founder & Chief Creative Officer Purana, menyatakan, “Lumine di Ashta District 8 merupakan simbol dari desain dan gaya hidup urban global. Kolaborasi kami dengan Anton Afganial adalah kombinasi sempurna untuk lingkungan ini, menunjukkan bahwa busana yang berkonsep tinggi dapat menjadi sangat fungsional.” Ia menambahkan bahwa koleksi ini mengusung semangat “Livable Art” yang mengedepankan kemewahan namun tetap nyaman untuk kehidupan sehari-hari di kota.

Sementara itu, Anton Afganial, seniman yang berkolaborasi dalam acara ini, menekankan pentingnya nuansa arsitektural yang modern di Lumine yang sangat sesuai dengan desain berani koleksinya. “Ketiadaan motif pada atasan Puragraph memungkinkan garis-garis dekonstruktif yang saya ciptakan untuk menonjol dengan kekuatan yang luar biasa,” ujarnya. Melalui kolaborasi ini, mereka menciptakan karya seni yang tidak hanya dapat dikenakan, tetapi juga mencerminkan identitas dan energi penggunanya.

Maritza Putri, Lead Designer Puragraph, menjelaskan bahwa koleksi atasan dekonstruktif ini dirancang khusus untuk memenuhi permintaan profesional yang menginginkan gaya bersih dan intelektual. Dengan menambahkan sentuhan karya seni Afganial dalam bentuk statement patch, mereka menghadirkan sebuah elemen unik yang dapat dipadupadankan dengan gaya modern dan kontemporer.

Acara satu hari ini juga menawarkan kepada para tamu pengalaman eksklusif, seperti konsultasi penataan gaya terkurasi dan akses prioritas untuk potongan edisi terbatas. Pilihan kemasan yang disesuaikan juga menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung yang ingin membawa pulang lebih dari sekadar busana tetapi juga pengalaman berharga.

Para pengunjung tampak antusias menikmati pameran ini, yang tidak hanya menjadi ajang promosi bagi kedua jenama tetapi juga sebagai platform untuk merayakan seni dan inovasi dalam dunia fashion. Dengan menggabungkan MINIMALISME URBAN BERPADU SENI PURANA DAN PURAGRAPH X AFGANIAL Liveable Art Soirée DI LUMINE ASHTA DISTRICT 8, kedua brand ini berhasil menciptakan pengalaman yang tak terlupakan.

Dengan tampilnya karya-karya yang unik dan inovatif, acara ini memberikan inspirasi bagi banyak orang untuk mengeksplorasi lebih jauh tentang hubungan antara seni dan gaya hidup urban. Ini adalah langkah maju yang signifikan dalam dunia fashion Indonesia, yang semakin mengedepankan kualitas dan kreativitas.

Related Post

Tinggalkan komentar