Hesti.id – 27 Juni 2026 | Canva baru saja meluncurkan kampanye inovatif bernama ‘NyatAIn di Canva’ yang bertujuan untuk mendorong pengguna berkreasi dengan percaya diri, sejalan dengan semangat Hari UMKM Sedunia yang jatuh pada 27 Juni. Dalam kolaborasi ini, Canva menggandeng King Nassar, seorang musisi terkenal, untuk mengajak masyarakat Indonesia memanfaatkan teknologi AI dalam proses kreatif mereka.
Kampanye ini lahir dari kebutuhan untuk mengatasi berbagai tantangan yang sering dihadapi oleh pengguna dalam mewujudkan ide-ide kreatif mereka. Di tengah meningkatnya semangat kewirausahaan di Indonesia, Canva berkomitmen untuk menghilangkan hambatan yang sering kali menghalangi individu dalam mengekspresikan kreativitas mereka. Dengan alat seperti Canva AI, pengguna dapat lebih mudah mengubah ide menjadi hasil karya yang nyata.
Film kampanye ini menggambarkan tiga karakter yang merepresentasikan berbagai latar belakang masyarakat Indonesia. Pertama, seorang pekerja kantoran yang terjebak dalam kebuntuan saat menyelesaikan laporan. Kedua, seorang guru yang ingin membuat materi pembelajaran lebih menarik. Ketiga, seorang pelaku usaha kecil yang ingin membedakan diri dari kompetitor, tetapi merasa kesulitan untuk memulai. Momen kebuntuan ini diilustrasikan dengan referensi pada lagu populer King Nassar, “Seperti Mati Lampu”.
Baca juga:
Dalam situasi-situasi tersebut, King Nassar muncul untuk memberikan inspirasi dan solusi, bukan dengan ceramah, tetapi dengan gaya khasnya yang menghibur. Ia menunjukkan bahwa tantangan terbesar bukan terletak pada kurangnya ide, melainkan pada keyakinan untuk mewujudkan ide tersebut. “Kampanye ini sangat relevan karena menggambarkan situasi yang sering dihadapi masyarakat Indonesia ketika harus membuat sesuatu,” ungkap Nassar. Ia berharap kampanye ini dapat mendorong lebih banyak orang untuk mulai berkreasi dengan bantuan Canva.
Canva memiliki misi untuk memberikan kepercayaan diri kepada semua orang untuk berkreasi, terlepas dari tingkat keahlian atau pengalaman. “Masyarakat Indonesia selalu memiliki ambisi untuk menciptakan dan mengembangkan sesuatu,” kata Stefanie Herlie, Country Manager Indonesia Canva. “Canva AI hadir untuk mendukung ambisi tersebut, membantu mewujudkan visi dengan cara yang lebih cepat dan sesuai kebutuhan pengguna.”
Canva AI menyediakan berbagai fitur yang memudahkan pengguna dalam proses kreasi. Misalnya, product manager dapat menggunakan Desain Ajaib untuk membuat presentasi yang terstruktur, guru dapat memanfaatkan Canva Pendidikan untuk menyusun materi pembelajaran, sementara pelaku UMKM dapat membuat konten pemasaran yang profesional. Dengan semua fitur ini, Canva AI berperan sebagai mitra kreatif yang membantu pengguna mengatasi hambatan dalam berkreasi.
Kampanye ‘NyatAIn di Canva’ juga akan diperkenalkan melalui berbagai saluran, termasuk stasiun televisi nasional seperti RCTI, MNCTV, GTV, dan platform digital serta media sosial seperti YouTube dan Instagram. Di samping itu, Canva akan berkolaborasi dengan para kreator dan mengadakan aktivasi komunitas di seluruh Indonesia untuk menjangkau lebih banyak audiens.
Dalam konteks pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia, Canva berkomitmen untuk memberdayakan masyarakat dalam menciptakan konten visual. Di tahun 2025, diharapkan lebih dari 1 miliar desain akan dihasilkan oleh masyarakat Indonesia melalui platform Canva. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya komunikasi visual dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari pendidikan hingga bisnis.
Dengan dukungan dari berbagai mitra di bidang pendidikan dan pemerintahan, Canva berupaya untuk memperluas akses terhadap keterampilan digital dan teknologi. Kolaborasi ini mencakup kemitraan dengan Kementerian Pendidikan dan Kementerian Ekonomi Kreatif untuk meningkatkan kemampuan digital di seluruh Indonesia. Lewat Kampanye NyatAIn di Canva, Canva dan King Nassar Ajak Pengguna untuk Berkreasi dengan Percaya Diri, memberikan dorongan bagi masyarakat untuk mewujudkan ide-ide mereka menjadi kenyataan.











