9 Juli 2026

Bahlil Lahadalia Buka Rapimnas AMPG, Cetak Kader Baru

Penulis

Qhadapi Ranolph Jehoichin

Bahlil Lahadalia Buka Rapimnas AMPG, Cetak Kader Baru
Bahlil Lahadalia Buka Rapimnas AMPG, Cetak Kader Baru

Hesti.id – 09 Juli 2026 | Ketua umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, akan membuka Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) dan Diklat Kader Muda Nasional PP AMPG Gelombang III pada 9-12 Juli 2026 di Jakarta. Dengan tema ‘Kader Politik Teknokratik, Pilar Kepercayaan Rakyat’, acara ini diharapkan menjadi momentum untuk mencetak kader-kader muda yang kompeten dan loyal.

Ketua PP AMPG, Said Aldi, menjelaskan bahwa kegiatan ini akan dihadiri oleh ketua dan sekretaris PD AMPG dari 36 provinsi di Indonesia. Rapimnas dan Diklat Kader Nasional ini bertujuan untuk memperkuat konsolidasi organisasi serta membentuk kader yang adaptif dan inovatif.

“Kami ingin mencetak kader yang memiliki kompetensi dan loyalitas tinggi, serta siap mengemban amanah di berbagai bidang pengabdian,” ujarnya. Kehadiran Bahlil sebagai ketua umum diharapkan dapat memberikan inspirasi kepada peserta, terutama dalam memahami isu kebangsaan dan pembangunan sumber daya manusia menuju visi Indonesia Emas 2045.

Di sisi lain, menjelang Muktamar ke-35 PBNU yang berlangsung pada 27-31 Agustus 2026, Sekretaris Jenderal PBNU, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, menegaskan bahwa hanya pengurus wilayah dan cabang yang memiliki surat keputusan (SK) sah yang berhak memberikan suara dalam pemilihan ketua umum. Gus Ipul meminta agar pengurus yang masih berstatus caretaker segera menyelenggarakan konferensi tingkat daerah untuk mendapatkan SK definitif.

Gus Ipul juga menegaskan bahwa ia tidak berniat mencalonkan diri sebagai ketua umum PBNU baru, menginginkan agar tidak ada dorongan untuk mencalonkan dirinya. “Masih banyak tokoh-tokoh yang lebih pantas dan potensial untuk posisi ini,” ujarnya.

Dalam konteks yang berbeda, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menjelaskan tentang ketidakhadiran Oxford United di Piala Presiden 2026. Ia menjelaskan bahwa keputusan ini merupakan bagian dari improvisasi untuk menjaga daya tarik turnamen setelah Piala Dunia 2026. Piala Presiden kali ini akan diikuti oleh delapan klub, termasuk klub legendaris Indonesia dan klub dari Asia Tenggara.

Erick berharap agar Piala Presiden 2026 tetap menarik, mengingat semua orang baru saja menikmati Piala Dunia. Untuk itu, ia menekankan pentingnya menghadirkan keseruan dalam turnamen ini agar dapat menarik perhatian penggemar sepak bola.

Terakhir, Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI) di bawah kepemimpinan Ketua Umum Akhmad Maruf Maulana, siap memfasilitasi investasi Rusia di Indonesia. HKI berkomitmen untuk menjadi mitra strategis bagi investor, menyediakan lahan dan mendampingi proses perizinan. Dengan inisiatif ini, diharapkan akan ada peningkatan investasi di sektor-sektor strategis dan penciptaan lapangan kerja di Indonesia.

Related Post

Tinggalkan komentar