Hesti.id – 29 Juni 2026 | Alibaba Cloud Diakui Omdia Pemimpin Agentic AI Cloud di Asia-Oseania, sebuah pengakuan yang menegaskan posisi perusahaan sebagai salah satu penyedia layanan cloud terkemuka di kawasan. Dalam laporan terbaru dari Omdia, Alibaba Cloud meraih peringkat tertinggi pada enam dari sembilan kategori penilaian yang mencakup berbagai aspek penting dalam pengembangan dan penerapan teknologi kecerdasan buatan (AI).
Omdia, sebuah lembaga riset terkemuka, menilai kemampuan teknis, penetrasi pasar, dan strategi penyedia layanan cloud dalam ekosistem agentic AI. Di antara kategori yang dinilai, Alibaba Cloud unggul dalam aspek seperti Infrastruktur Agen, Layanan Model & Alat Pengembangan, Suite Pengembangan Agen, Dukungan Native Agent, Keamanan untuk Agentic AI, dan Model Open-Source.
Dr. Feifei Li, Chief Technology Officer sekaligus President of International Business Alibaba Cloud Intelligence, menyatakan bahwa pengakuan ini adalah bukti komitmen Alibaba Cloud dalam membangun ekosistem AI berbasis agen yang komprehensif, aman, dan terintegrasi. “Kami tidak hanya menyediakan berbagai alat AI, tetapi juga infrastruktur full-stack yang memungkinkan perusahaan dan pengembang untuk menciptakan agen AI dengan lebih mudah dan efisien,” ungkapnya dalam rilis pers.
Baca juga:
Pasar agentic AI di Asia dan Oseania diprediksi akan mengalami pertumbuhan yang pesat. Proyeksi Omdia menunjukkan bahwa nilai pasar perangkat lunak AI akan melonjak dari US$ 782 juta pada tahun 2025 menjadi US$ 11,2 miliar pada tahun 2030, dengan pertumbuhan tahunan gabungan (CAGR) mencapai 94 persen. Sektor-sektor seperti teknologi informasi, jasa keuangan, dan ritel diperkirakan akan menjadi pengadopsi terbesar dari teknologi ini.
Untuk memanfaatkan peluang yang ada, Alibaba Cloud terus memperkuat portofolio AI-nya. Baru-baru ini, mereka meluncurkan model bahasa terbaru, Qwen3.7-Max, yang dirancang khusus untuk mendukung coding agentic, penalaran kompleks, dan otomatisasi alur kerja multiagen. Selain itu, Alibaba Cloud juga memperbarui infrastruktur komputasinya melalui Panjiu AL128 Supernode Server dan memperkenalkan platform Qwen Cloud yang mempermudah pengembangan aplikasi dan agen AI bagi perusahaan dan pengembang.
Alibaba Cloud juga meluncurkan portal Skills, yang memungkinkan lebih dari 60 layanan cloud terintegrasi dengan agen AI melalui format yang sesuai dengan Model Context Protocol (MCP). Hal ini diharapkan dapat mempermudah perusahaan dalam mengelola lingkungan cloud yang semakin kompleks.
Secara keseluruhan, pengakuan bahwa Alibaba Cloud Diakui Omdia Pemimpin Agentic AI Cloud di Asia-Oseania menunjukkan posisi strategis dan inovatif perusahaan dalam industri cloud dan kecerdasan buatan. Dengan terus berinvestasi dalam teknologi dan pengembangan, Alibaba Cloud siap untuk menjadi pionir dalam revolusi agentic AI di kawasan ini.











