Hesti.id – 24 Juni 2026 | Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Mahasiswa PhD UCD tentang hubungan yang menghubungkan matematika dan keterampilan spasial pada anak-anak telah menarik perhatian banyak orang. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana keterampilan spasial anak-anak dapat mempengaruhi kemampuan mereka dalam matematika.
Shannon Rosbotham, kandidat PhD di Fakultas Psikologi di University College Dublin (UCD), mempelajari titik temu antara psikologi kognitif perkembangan dan ilmu saraf. Ia menyelesaikan gelar BSc di bidang psikologi di Queen’s University Belfast sebelum pindah ke Dublin untuk menyelesaikan gelar MSc di bidang ilmu saraf perilaku di UCD.
Rosbotham tertarik dengan bagaimana faktor lingkungan dapat menyebabkan perubahan struktural neurologis dalam tubuh dan meningkatkan neuroplastisitas. Ia juga terpesona dengan bagaimana pengetahuan ini dapat diekstrapolasi untuk mengajarkan tugas-tugas kompleks dalam lingkungan pendidikan.
Baca juga:
Penelitian Rosbotham menyelidiki hubungan antara kognisi spasial, kemampuan untuk mengenali, memproses dan menalar informasi tentang ruang, dan kinerja matematika. Penelitian ini juga melihat bagaimana faktor lingkungan, seperti status sosial ekonomi, dapat mempengaruhi hubungan ini pada anak-anak.
Rosbotham adalah anggota aktif laboratorium kognisi, pengembangan dan pembelajaran universitas, serta ‘lab bayi’ – yang bertujuan untuk memahami bagaimana otak dan perilaku anak-anak berkembang dalam enam tahun pertama kehidupan.
Penelitian ini sangat penting karena matematika adalah keterampilan penting bagi kebanyakan orang. Kemahiran matematika juga memainkan peran penting dalam peluang pendidikan dan pekerjaan. Namun, banyak siswa yang masih merasa cemas ketika mempelajari materi matematika di sekolah.
Rosbotham percaya bahwa penelitian ini dapat memberikan masukan bagi intervensi spasial di masa depan yang bertujuan mendukung pembelajaran matematika. Ia juga berharap bahwa penelitian ini dapat membantu mengurangi kesenjangan sosial ekonomi dalam kinerja akademik.
Penelitian ini masih berlangsung, tetapi hasilnya telah menunjukkan bahwa keterampilan spasial anak-anak dapat mempengaruhi kemampuan mereka dalam matematika. Rosbotham berharap bahwa penelitian ini dapat membantu mengembangkan strategi pembelajaran yang lebih efektif untuk anak-anak.
Dalam beberapa tahun mendatang, Rosbotham ingin melihat lebih banyak penelitian berbasis kelas yang menyelidiki bagaimana anak-anak memecahkan masalah matematika dalam lingkungan alami. Ia juga ingin melihat lebih banyak penelitian yang mengeksplorasi apakah dan bagaimana guru saat ini menerapkan kognisi spasial ke dalam kelas mereka.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa keterampilan spasial anak-anak dapat mempengaruhi kemampuan mereka dalam matematika. Oleh karena itu, penting untuk mengembangkan strategi pembelajaran yang lebih efektif untuk anak-anak, terutama dalam bidang matematika. Dengan demikian, anak-anak dapat memiliki kemampuan yang lebih baik dalam memecahkan masalah matematika dan mencapai kesuksesan dalam pendidikan dan pekerjaan.









