Hesti.id – 07 Juli 2026 | Dalam Piala Dunia 2026, Cristiano Ronaldo mengungkapkan sebuah pengalaman tak terduga terkait seorang pramugari asal Argentina yang memilih buang muka saat bertemu dengannya. Dalam konferensi pers menjelang laga Portugal melawan Spanyol, Ronaldo menjelaskan bagaimana ia bisa mengenali orang Argentina hanya dengan melihat cara mereka memandangnya.
Ronaldo, yang dikenal sebagai salah satu pemain sepak bola terbaik di dunia, menyatakan bahwa dia merasakan sikap sinis dari beberapa orang Argentina, termasuk pramugari tersebut. “Aku tahu bahwa itu orang Argentina. Bagaimana bisa? Dari cara dia menatapku,” ungkap Ronaldo, mengisyaratkan bahwa rivalitasnya dengan Lionel Messi masih sangat terasa, bahkan di luar lapangan.
Pengalaman tersebut terjadi dalam sebuah penerbangan menuju pertandingan penting di babak 16 besar Piala Dunia. Meskipun Ronaldo telah mencapai banyak hal dalam kariernya, tampaknya hal-hal kecil seperti ini tetap mengganggu dirinya. “Ada pramugari dari Argentina yang tidak mau melihatku. Itu bukan hal baru, banyak orang Argentina memang terlihat terganggu ketika melihatku,” tambahnya.
Baca juga:
Ronaldo menegaskan bahwa ia tidak mempermasalahkan pandangan negatif tersebut. Dia menganggap itu sebagai bagian dari rivalitas yang telah ada antara dirinya dan Messi. Kedua pemain tersebut telah menjadi simbol persaingan di dunia sepak bola selama lebih dari satu dekade.
Menjelang pertandingan melawan Spanyol, Ronaldo juga berbicara tentang momen bersejarah ini yang mungkin menjadi Piala Dunia terakhirnya. Dia bertekad untuk memberikan yang terbaik bagi tim nasional Portugal, mengingat sudah 23 tahun dia membela Selecao das Quinas. “Ini adalah Last Dance, dan aku ingin meninggalkan jejak yang baik dalam sejarah sepak bola,” ujarnya.
Rivalitas antara Ronaldo dan Messi tidak hanya terbatas pada lapangan, tetapi juga meliputi penggemar dan masyarakat di negara masing-masing. Ketika Ronaldo berbicara tentang pengalamannya dengan pramugari Argentina ini, ia menunjukkan bahwa meskipun ia telah mencapai puncak karier, stigma dan pandangan negatif masih bisa menghampirinya.
Dengan segala pencapaian yang telah diraihnya, Cristiano Ronaldo tetap menunjukkan bahwa ia adalah sosok yang rendah hati dan tidak terpengaruh oleh pandangan orang lain. Pengalaman ini, meskipun mungkin menyakitkan, adalah bagian dari perjalanan hidupnya sebagai seorang atlet profesional.











