2 Juli 2026

Said Iqbal Dukung Danantara Selamatkan PT Granito dari Kebangkrutan

Penulis

Firdausyah Eblis Kaisar

Said Iqbal Dukung Danantara Selamatkan PT Granito dari Kebangkrutan
Said Iqbal Dukung Danantara Selamatkan PT Granito dari Kebangkrutan

Hesti.id – 02 Juli 2026 | Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal, menegaskan pentingnya upaya pemerintah untuk menyelamatkan PT Granito melalui Danantara. Langkah ini diambil guna mencegah potensi pemutusan hubungan kerja (PHK) yang dapat mempengaruhi ribuan karyawan.

Dalam pernyataannya, Said Iqbal menyebutkan bahwa Danantara memiliki komitmen untuk membantu PT Granito dengan mengajak Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dalam memberikan modal kerja. Ini merupakan langkah strategis untuk menjaga keberlangsungan perusahaan yang sedang mengalami krisis likuiditas.

“Danantara akan melakukan penilaian terhadap kondisi keuangan PT Granito sebelum mendorong Himbara untuk memberikan fasilitas pinjaman,” ujar Said Iqbal saat ditemui di kantor Danantara. Ia menambahkan bahwa PT Granito masih memiliki aset yang cukup baik untuk dijadikan jaminan, yang diperkirakan bernilai sekitar Rp600 miliar, sementara kebutuhan modal kerja yang diperlukan berkisar pada Rp400 miliar.

“Dengan dukungan finansial yang tepat, saya yakin PT Granito bisa kembali beroperasi secara optimal,” lanjutnya. Hal ini sangat penting mengingat perusahaan tersebut memiliki potensi untuk menyerap kembali sekitar 2.700 karyawan yang sebelumnya terancam PHK. Said Iqbal menekankan bahwa langkah ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk menjaga keberlangsungan industri dan mencegah PHK.

Sebelumnya, Kementerian Perindustrian juga telah merespons situasi yang dihadapi PT Granito dengan memanggil manajemen perusahaan untuk mendapatkan penjelasan dan menyiapkan langkah mitigasi. Juru bicara kementerian, Febri Hendri Antoni Arief, menyatakan bahwa penting untuk memastikan kegiatan industri dapat berjalan dengan baik.

Pada kesempatan yang sama, Said Iqbal juga mengusulkan agar Danantara tidak hanya berfokus pada PT Granito, tetapi juga mengambil peran aktif dalam menyelamatkan perusahaan swasta lainnya yang mengalami kesulitan serupa. “Danantara harus bisa menjadi investor atau penyedia modal bagi perusahaan-perusahaan yang masih memiliki prospek usaha baik namun tertekan secara finansial,” ujarnya.

Menanggapi hal ini, Danantara menyatakan kesiapan untuk berkolaborasi dengan Himbara dalam mendukung perusahaan yang masih sehat. Namun, ada syarat tertentu yang harus dipenuhi, termasuk penilaian menyeluruh terhadap kondisi keuangan perusahaan.

Said Iqbal juga menekankan bahwa jika PHK tetap tidak terhindarkan, pihak perusahaan harus memenuhi seluruh hak pekerja sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. “Kita harus memastikan bahwa hak-hak pekerja tetap dilindungi,” tegasnya.

Dengan langkah-langkah ini, Said Iqbal berharap pemerintah dapat mengurangi dampak negatif dari PHK massal dan menjaga stabilitas ekonomi nasional. Kerjasama antara Danantara dan Himbara menjadi kunci dalam upaya penyelamatan perusahaan-perusahaan yang berpotensi bangkrut.

Related Post

Tinggalkan komentar