Hesti.id – 02 Juli 2026 | Timnas Inggris menghadapi tantangan besar saat bersiap untuk bertanding melawan Meksiko di babak 16 besar Piala Dunia 2026. Pelatih Thomas Tuchel ketar-ketir hadapi Meksiko di Stadion Azteca, Inggris terancam kehabisan napas karena kombinasi cuaca buruk dan ketinggian lokasi pertandingan.
Setelah berhasil melangkah ke fase 16 besar dengan kemenangan dramatis 2-1 atas Republik Demokratik Kongo, skuad Inggris kini harus segera beradaptasi dengan kondisi di Mexico City. Pertandingan dijadwalkan berlangsung pada hari Senin (6 Juli 2026) di Estadio Azteca, yang terletak pada ketinggian sekitar 2.240 meter di atas permukaan laut.
Keberhasilan Inggris ke babak ini tidak lepas dari penampilan cemerlang Harry Kane, yang mencetak dua gol dalam pertandingan melawan Kongo. Namun, Tuchel menekankan bahwa pertandingan selanjutnya melawan Meksiko akan sangat berbeda. Ia mengungkapkan kekhawatiran terkait fisik para pemainnya, mengingat mereka hanya memiliki waktu dua hari untuk beradaptasi dengan kadar oksigen yang lebih tipis di dataran tinggi.
Baca juga:
“Saya baru saja keluar dari pertandingan ini dan mencoba menikmatinya. Tetapi sekarang kami harus menghadapi Meksiko di Azteca. Akan ada begitu banyak rintangan,” ujar Tuchel. Ia menambahkan bahwa proses adaptasi terhadap ketinggian tidak bisa dilakukan dalam hitungan hari, dan ini menjadi tantangan tersendiri bagi timnya.
Sementara itu, prakiraan cuaca menunjukkan bahwa badai petir akan mulai mempengaruhi area Estadio Azteca satu jam sebelum kick-off. Badai ini berpotensi menunda pertandingan, menambah ketidakpastian bagi Tuchel dan timnya. “Cuaca buruk telah berdampak pada beberapa laga di Piala Dunia 2026, dan kami harus bersiap untuk kemungkinan terburuk,” ujarnya.
Kondisi ini tentu menjadi perhatian serius bagi Inggris. Belum pernah sebelumnya mereka berlaga di ketinggian ekstrem seperti ini, dan hal ini berpotensi menguras stamina pemain selama pertandingan. Terlebih lagi, Meksiko sebagai tuan rumah akan didukung oleh ribuan suporter yang siap memberikan energi positif bagi tim mereka.
Dalam beberapa laga sebelumnya, cuaca buruk telah mengganggu jalannya pertandingan di Piala Dunia 2026, memperlihatkan bahwa faktor alam bisa menjadi penentu dalam kompetisi ini. Tuchel berharap timnya dapat mengatasi semua rintangan dan tampil maksimal meskipun dalam kondisi yang tidak ideal.
Dengan semua tantangan yang ada, pelatih asal Jerman ini menyadari bahwa kemenangan atas Meksiko tidak hanya bergantung pada taktik dan strategi, tetapi juga pada kemampuan fisik dan mental tim. Inggris harus siap ngos-ngosan, dan Tuchel harus menemukan cara untuk mempersiapkan timnya sebaik mungkin dalam waktu yang terbatas.
Dengan segala persiapan yang dilakukan, harapan besar diletakkan pada para pemain untuk menunjukkan performa terbaik mereka di ajang bergengsi ini. Pertarungan melawan Meksiko di Stadion Azteca akan menjadi ujian nyata bagi Inggris di Piala Dunia 2026. Apakah mereka mampu mengatasi semua hambatan dan melangkah ke perempat final? Hanya waktu yang akan menjawab.











