2 Juli 2026

Update Terbaru: Perbandingan Harga BBM di Jabodetabek 2 Juli 2026

Penulis

Firdausyah Eblis Kaisar

Update Terbaru: Perbandingan Harga BBM di Jabodetabek 2 Juli 2026
Update Terbaru: Perbandingan Harga BBM di Jabodetabek 2 Juli 2026

Hesti.id – 02 Juli 2026 | JAKARTA, JOURNALARTA.COM – Perbandingan Harga BBM Pertamina vs Shell vs BP 2 Juli 2026 menunjukkan dinamika menarik di pasar bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi. Sejak awal bulan ini, ketiga penyedia BBM terkemuka di wilayah Jabodetabek, yaitu Pertamina, Shell, dan BP AKR, melakukan penyesuaian harga yang mengundang perhatian publik. Penurunan harga produk diesel menjadi sorotan utama, sementara varian bensin mengalami variasi harga yang signifikan.

Untuk pengisian bahan bakar hari ini, Pertamax RON 92 dari Pertamina ditawarkan dengan harga Rp16.250 per liter. Di sisi lain, BP 92 dijual dengan harga Rp16.670 per liter, yang berarti ada selisih Rp420 per liter. Hal ini tentunya memberikan dampak bagi pengeluaran harian pemilik kendaraan bermotor di ibu kota dan sekitarnya.

Pada segmen kendaraan diesel, pengguna menjadi pihak yang paling diuntungkan dengan penurunan harga lebih dari Rp3.000 per liter. Sementara itu, bagi pemilik kendaraan bensin kelas menengah, Pertamina masih memiliki keunggulan harga yang cukup signifikan dibandingkan jaringan SPBU swasta lainnya.

Jenis BBMPertaminaShellBP AKRSelisih & Termurah
Subsidi
Pertalite RON 90Rp10.000Pertamina Hanya Tersendiri
Biosolar CN 48Rp6.800Pertamina Hanya Tersendiri
Non-Subsidi Bensin
Pertamax RON 92Rp16.250Rp16.670Pertamina hemat Rp420
Pertamax Green RON 95Rp17.000Rp17.240Pertamina hemat Rp240
Pertamax Turbo RON 98Rp19.300Pertamina Hanya Tersendiri
Non-Subsidi Diesel
Dexlite CN 51Rp19.700Rp21.340 (V-Power)Pertamina hemat Rp1.640
Pertamina Dex CN 53Rp21.150Rp21.340 (Ultimate)Pertamina hemat Rp190

Dari data tersebut, terlihat bahwa Pertamina menawarkan opsi paling ekonomis bagi konsumen bensin RON 92 hingga RON 95. Di sisi lain, produk diesel Dexlite milik Pertamina menunjukkan keunggulan harga yang signifikan dengan selisih mencapai Rp1.640 per liter dibandingkan V-Power Diesel milik Shell.

Pada awal Juli 2026, ketiga operator melakukan penyesuaian harga yang menunjukkan tren penurunan yang cukup tajam, khususnya untuk komoditas solar nonsubsidi. Pertamina, misalnya, menurunkan harga Pertamax Turbo sebesar Rp1.450 menjadi Rp19.300 per liter. Sementara itu, harga Dexlite dipotong hingga Rp3.300 menjadi Rp19.700 per liter, dan Pertamina Dex turun Rp3.650 menjadi Rp21.150 per liter.

Shell juga melakukan penyesuaian pada produk yang tersedia, yakni Shell V-Power Diesel, yang turun Rp3.150 menjadi Rp21.340 per liter. Sedangkan BP AKR menurunkan harga BP Ultimate Diesel sebesar Rp3.720 sehingga kini setara dengan Shell di angka Rp21.340 per liter.

Dalam memilih bahan bakar, berikut adalah karakteristik masing-masing SPBU:

  • Pertamina: Menawarkan harga terjangkau, jaringan SPBU yang luas, serta opsi BBM subsidi. Namun, antrean panjang sering terjadi pada jam sibuk.
  • Shell: Dikenal dengan kualitas aditif yang baik untuk mesin diesel modern dan fasilitas SPBU yang terawat. Namun, tidak lagi menawarkan bensin sejak awal 2026.
  • BP AKR: Menyediakan teknologi Active yang menjaga kebersihan mesin serta SPBU modern. Namun, harga produk mereka lebih tinggi dibandingkan Pertamina.

Untuk konsumen, berikut adalah rekomendasi pengisian BBM:

  • Pengguna motor dan mobil bensin harian: Pertamax Pertamina seharga Rp16.250.
  • Pengguna mobil diesel keluaran tahun 2020 ke atas: Dexlite Pertamina Rp19.700.
  • Konsumen pemburu subsidi: Pertamina adalah pelabuhan utama untuk mendapatkan Pertalite dan Biosolar.
  • Kendaraan performa tinggi: Pertamax Turbo dengan RON 98 seharga Rp19.300.

Harga bahan bakar selalu berubah tergantung pada kebijakan dan fluktuasi harga minyak. Untuk memantau harga secara real-time, Anda dapat menggunakan aplikasi resmi dari masing-masing SPBU atau memperhatikan papan indikator digital di area SPBU.

Informasi ini penting untuk dibagikan kepada keluarga atau komunitas otomotif Anda agar tidak salah memilih tempat pengisian bahan bakar.

Related Post

Tinggalkan komentar