Hesti.id – 02 Juli 2026 | Schneider Electric membeli perusahaan industri AI Cognite seharga $3,1 miliar dalam sebuah transaksi tunai yang membawa dampak signifikan bagi industri teknologi dan energi. Dengan akuisisi ini, Schneider Electric, yang merupakan raksasa layanan energi asal Perancis, berencana untuk mengintegrasikan Cognite ke dalam bisnis perangkat lunak industrinya, Aveva.
Setelah kesepakatan ini selesai, Schneider Electric akan memiliki 100 persen saham Cognite. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan platform intelijen industri berbasis cloud, Aveva Connect, yang menggabungkan berbagai layanan perangkat lunak untuk mencapai integrasi data industri dengan lebih cepat dan efisien.
Cognite, yang didirikan pada tahun 2016 oleh Geir Engdahl, John Markus Lervik, dan Stein Danielsen, telah sukses mengembangkan perangkat lunak yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi produksi dalam sektor-sektor seperti energi dan manufaktur. Dengan pendapatan tahunan yang melampaui $170 juta pada tahun lalu, perusahaan ini telah menunjukkan pertumbuhan yang mengesankan. Meskipun awalnya berkantor pusat di Oslo, Norwegia, Cognite berencana untuk memindahkan kantor pusatnya ke Arizona, AS, pada tahun 2025.
Baca juga:
CEO Schneider Electric, Olivier Blum, menyatakan, “Cognite telah membangun sesuatu yang langka, yaitu platform AI tingkat industri yang dapat mengubah kompleksitas data operasional menjadi keunggulan kompetitif.” Dia juga menegaskan bahwa integrasi Cognite ke dalam Schneider Electric dan Aveva akan menciptakan sinergi antara infrastruktur manajemen energi dan otomatisasi yang komprehensif dengan teknologi AI dan analitik.
Proses akuisisi ini diharapkan akan selesai dalam kuartal mendatang, tergantung pada persetujuan peraturan dan kondisi penutupan yang biasa. Langkah ini juga mencerminkan meningkatnya perhatian terhadap industri AI di Eropa. Pada bulan April, CEO Siemens, Roland Busch, serta Kanselir Jerman, Friedrich Merz, menyerukan perlunya pelonggaran regulasi Uni Eropa terkait AI industri.
Dalam pidatonya di pameran dagang Hannover Messe, Merz menggarisbawahi pentingnya memberikan kebebasan lebih dalam regulasi AI industri agar Eropa dapat meningkatkan produktivitas. Dia menekankan bahwa jika tidak ada perubahan dalam kebijakan, maka perusahaan-perusahaan seperti Siemens mungkin lebih memilih untuk berinvestasi di negara lain seperti AS dan Tiongkok, yang memiliki regulasi yang lebih mendukung untuk inovasi teknologi.
Dengan akuisisi ini, Schneider Electric berupaya untuk memperkuat posisinya dalam pasar teknologi industri yang semakin kompetitif. Schneider Electric membeli perusahaan industri AI Cognite seharga $3,1 miliar tidak hanya akan memperluas portofolio teknologi mereka tetapi juga meningkatkan kemampuan mereka dalam menangani data industri yang kompleks, memungkinkan mereka untuk memberikan solusi yang lebih baik bagi klien-klien mereka di seluruh dunia.
Secara keseluruhan, langkah ini menandakan perubahan besar dalam cara perusahaan energi dan teknologi beroperasi di era digital, dan akan menarik untuk melihat bagaimana integrasi ini akan membentuk masa depan industri.











