Hesti.id – 01 Juli 2026 | Jakarta – Dalam upaya mendukung program ambisius 3 Juta Rumah, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengungkapkan komitmennya untuk mempercepat proses hibah tanah seluas 30 hektare dari PT Lippo Cikarang. Lahan yang terletak di kawasan Meikarta ini diharapkan dapat segera dimanfaatkan untuk pembangunan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Penandatanganan dokumen hibah berlangsung di Wisma Danantara pada hari Senin, 29 Juni 2026, melibatkan sejumlah Menteri dalam Kabinet Merah Putih, Ketua Badan Pengelola Investasi Danantara, serta jajaran Direksi PT Lippo Group. Dalam pernyataannya, Menteri Nusron menyampaikan rasa terima kasih kepada PT Lippo Cikarang atas inisiatif tersebut dan berharap langkah ini dapat menjadi contoh bagi pihak swasta lainnya untuk berkontribusi dalam penyediaan hunian.
“Kami berkomitmen mempercepat proses hibah agar para pihak yang ingin membantu pemerintah tidak kapok akibat proses yang terlalu lama,” ungkap Nusron Wahid. Untuk itu, Kementerian ATR/BPN akan segera berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) di Kementerian Keuangan serta pihak terkait lainnya untuk menyelesaikan administrasi hibah.
Baca juga:
Nusron menambahkan, “Insyaallah, besok kami langsung rapat dengan jajaran bersama teman-teman dari DJKN. Kita lihat dokumennya, mudah-mudahan kurang dari satu bulan sudah selesai. Selama bahan bakunya clean and clear, mana yang bisa kita laksanakan akan langsung kita laksanakan.”
Rencana pembangunan di lahan hibah ini sangat penting, mengingat program 3 Juta Rumah adalah salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap hunian yang layak. Proyek ini diharapkan dapat memberikan solusi bagi masyarakat yang membutuhkan tempat tinggal yang terjangkau.
Dengan adanya dukungan dari PT Lippo Cikarang, diharapkan lebih banyak perusahaan swasta yang terdorong untuk berpartisipasi dalam program pemerintah ini. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi masyarakat, terutama dalam hal penyediaan rumah yang terjangkau.
Menteri Nusron juga hadir dalam acara tersebut didampingi oleh Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol, Achmad, serta Direktur Pengaturan Pendaftaran Tanah dan Ruang, PPAT, dan Mitra Kerja, Ana Anida. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen pemerintah dalam memfasilitasi proses penghibahan tanah dan mempercepat pembangunan rumah yang dibutuhkan masyarakat.
Secara keseluruhan, langkah Kementerian ATR/BPN dalam mempercepat proses hibah tanah dari PT Lippo Cikarang merupakan langkah strategis untuk memastikan program 3 Juta Rumah dapat berjalan dengan lancar. Dengan dukungan yang kuat dari sektor swasta, diharapkan program ini dapat memenuhi kebutuhan perumahan masyarakat yang semakin mendesak.











