Hesti.id – 01 Juli 2026 | Bengkulu – Klien Pemasyarakatan Turun Bersihkan Lingkungan Bapas Bengkulu Buktikan Pembinaan Mampu Mengubah dan Menginspirasi Masyarakat. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pembinaan tidak hanya berfokus pada aspek hukum, tetapi juga pada pengembangan karakter dan kepedulian sosial. Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Bengkulu menggelar kegiatan Bakti Sosial Pelayanan Kemasyarakatan di Kelurahan Kebun Keling, Kecamatan Teluk Segara, Kota Bengkulu, pada Kamis (18/06/2026).
Kegiatan yang dipimpin oleh Kepala Bapas Kelas I Bengkulu, Aidil Jumidi, S.H., M.H., ini melibatkan berbagai pihak, termasuk Kepala Kelurahan Kebun Keling, Pembimbing Kemasyarakatan (PK), Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan perangkat kelurahan. Klien Pemasyarakatan juga terlibat aktif dalam gotong royong pembersihan lingkungan, yang mencakup pembersihan saluran air, pengangkutan sampah, dan penataan area permukiman.
Partisipasi klien dalam kegiatan ini menunjukkan dampak positif dari proses pembimbingan dan reintegrasi sosial yang dijalani. Bakti sosial ini tidak hanya berorientasi pada individu, tetapi juga pada peningkatan rasa tanggung jawab terhadap lingkungan. Melalui kegiatan ini, klien pemasyarakatan dapat menunjukkan perubahan sikap, membangun kepercayaan masyarakat, serta menumbuhkan rasa memiliki terhadap wilayah tempat mereka tinggal.
Baca juga:
Selain itu, kegiatan ini juga berfungsi sebagai ajang silaturahmi dan penguatan sinergi antara Bapas Kelas I Bengkulu, pemerintah kelurahan, aparat keamanan, dan masyarakat. Kehadiran Babinsa dan Bhabinkamtibmas semakin memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menciptakan lingkungan yang aman dan bersih. Pemerintah Kelurahan Kebun Keling menyambut positif pelaksanaan kegiatan ini, karena dianggap memberikan manfaat dan membantu menghilangkan stigma negatif terhadap klien pemasyarakatan.
Aidil Jumidi menyatakan, “Bakti sosial adalah bentuk nyata pelayanan kemasyarakatan yang berfokus pada pemulihan hubungan sosial antara klien dan masyarakat. Kami ingin menunjukkan bahwa klien pemasyarakatan memiliki kesempatan untuk berubah dan memberikan kontribusi positif.”
Dia menambahkan bahwa keberhasilan pembimbingan memerlukan dukungan dari semua elemen masyarakat dan pemerintah daerah. “Reintegrasi sosial akan optimal jika masyarakat memberikan ruang bagi klien untuk memperbaiki diri dan berpartisipasi dalam kegiatan positif,” ujarnya.
Kegiatan bakti sosial ini berjalan dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan. Antusiasme masyarakat yang ikut serta menjadi cerminan bahwa kolaborasi dan gotong royong tetap menjadi fondasi dalam membangun lingkungan yang sehat. Kegiatan ini kembali menegaskan bahwa pelayanan kemasyarakatan dari Bapas tidak hanya bertujuan untuk membimbing klien pemasyarakatan, tetapi juga untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Klien Pemasyarakatan Turun Bersihkan Lingkungan Bapas Bengkulu Buktikan Pembinaan Mampu Mengubah dan Menginspirasi Masyarakat adalah langkah penting dalam menciptakan lingkungan yang inklusif dan saling mendukung. Dengan cara ini, Bapas Kelas I Bengkulu berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi antara semua pihak dalam membangun masyarakat yang lebih baik.











