1 Juli 2026

JBL Bandbox Solo: Speaker Amply Portabel untuk Musisi

Penulis

Supala Dean Supala

JBL Bandbox Solo: Speaker Amply Portabel untuk Musisi
JBL Bandbox Solo: Speaker Amply Portabel untuk Musisi

Hesti.id – 30 Juni 2026 | JBL telah meluncurkan produk terbaru mereka, JBL Bandbox Solo, yang bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi musisi dan kreator konten dalam menciptakan karya-karya musik. Dalam review JBL Bandbox Solo ini, kita akan membahas secara mendalam tentang desain, performa suara, serta fitur-fitur menarik yang ditawarkan oleh perangkat ini.

Desain dari JBL Bandbox Solo terbilang ringkas dan kokoh. Dengan berat sekitar 530 gram, speaker ini masih tergolong ringan dan mudah dibawa bepergian. Meskipun tampak seperti speaker portabel biasa, bodi Bandbox Solo dirancang dengan solid untuk meredam getaran yang muncul saat memutar musik pada volume tinggi.

Di bagian atas, terdapat empat tombol fungsional yang terdiri dari tombol Power, Bluetooth, Preset efek, dan Stem AI. Setiap tombol memiliki ukuran yang pas dan terasa empuk saat ditekan. Panel layar LED yang terpasang di atas tombol ini menampilkan informasi penting mengenai perangkat. Untuk pengaturan volume dan navigasi, pengguna dapat memanfaatkan knop yang bisa diputar dan ditekan. Selain itu, mikrofon terintegrasi juga disematkan di dalam perangkat ini.

Di belakang bodi, terdapat port USB-C dan jack audio 3.5mm yang berguna untuk monitoring. Sementara itu, port jack audio 6.35mm di sisi kiri memungkinkan pengguna untuk menghubungkan alat musik seperti mikrofon, gitar, ukulele, dan bass elektrik.

Membahas kualitas suara, JBL Bandbox Solo tidak mengecewakan. Speaker ini terhubung dengan mudah ke perangkat lain seperti PC, smartphone, atau tablet melalui konektivitas Bluetooth. Melalui aplikasi JBL One yang tersedia di Android dan iOS, pengguna dapat melakukan pengaturan lebih lanjut.

Dalam review JBL Bandbox Solo ini, kami menguji performa suara dengan memutar lagu Billie Jean yang dinyanyikan oleh Susan Wong. Hasilnya, suara vokal terdengar jernih dan tebal, sementara bassnya juga cukup bertenaga. Secara keseluruhan, output suara yang dihasilkan sangat detail dan seimbang, cocok untuk berbagai genre musik.

Salah satu fitur unggulan dari Bandbox Solo adalah kemampuannya sebagai ampli. Pengguna dapat langsung menghubungkan mikrofon, gitar, atau alat musik lainnya melalui port audio 6.35mm dan segera menggunakan fitur ini. Di dalam aplikasinya, terdapat tiga mode kanal suara: Guitarist, Singing Guitarist, dan Singer, yang bisa dipilih sesuai kebutuhan.

Kami melakukan pengujian dengan menggunakan ukulele dan hasilnya sangat memuaskan. Suara yang dihasilkan jernih dan minim distorsi. Dengan 27 efek suara yang tersedia, pengguna dapat menyesuaikan output suara sesuai dengan keinginan. Fitur Tuner juga sangat berguna untuk membantu menyetem alat musik.

Paling menarik adalah fitur Stem AI, yang membedakan Bandbox Solo dari speaker ampli portabel lainnya. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk menghapus atau mengurangi elemen tertentu dari sebuah lagu, misalnya menghilangkan bagian gitar atau vokal. Hal ini sangat berguna bagi musisi yang ingin berlatih dengan iringan lagu asli tanpa vokal. Meskipun ada sedikit jeda saat AI memproses penghapusan elemen tersebut, hal ini tidak terlalu mengganggu. Fitur karaoke yang disediakan juga memungkinkan pengguna untuk menikmati pengalaman bernyanyi yang lebih seru.

Dalam hal ketahanan baterai, JBL Bandbox Solo mampu bertahan hingga sekitar 6 jam dalam penggunaan normal, cukup untuk mendukung aktivitas latihan atau mendengarkan musik sehari-hari.

Secara keseluruhan, Bandbox Solo merupakan speaker sekaligus ampli portabel yang menarik dan sangat fungsional. Dengan berbagai fitur pintar yang ditawarkan, review JBL Bandbox Solo menunjukkan bahwa perangkat ini layak dijadikan pilihan bagi para kreator dan musisi yang membutuhkan alat yang praktis dan efisien dalam berkarya. Dengan harga sekitar 4,5 juta rupiah, Bandbox Solo menawarkan performa yang sepadan dengan fitur yang tersedia.

  • Kelebihan:
  • Bodi ringkas
  • Output suara jernih dan bertenaga
  • Fitur Stem AI yang sangat berguna
  • Opsi preset dan kustomisasi efek yang banyak
  • Port konektivitas yang lengkap
  • Kekurangan:
  • Daya tahan baterai rata-rata
  • Bobot relatif berat
  • Harga premium

Related Post

Tinggalkan komentar