Hesti.id – 29 Juni 2026 | LHOKSEUMAWE – Proyek Jalan Lingkar Lhokseumawe Koordinasi Pengadaan Tanah Rampung Berlanjut ke BPN Aceh telah memasuki babak baru. Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Lhokseumawe, bersama dengan Dinas Pertanahan dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Lhokseumawe, baru-baru ini menggelar rapat koordinasi terkait pengadaan tanah untuk pembangunan jalan lingkar tersebut. Hasil dari pertemuan ini akan segera disampaikan kepada Kantor Wilayah (Kanwil) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Aceh.
Tujuan dari pertemuan ini adalah untuk memperkuat sinergi antara berbagai instansi pemerintah agar proses pengadaan tanah dapat berjalan lancar dan sesuai dengan regulasi yang berlaku. Jalan Lingkar Lhokseumawe diproyeksikan sebagai infrastruktur penting yang akan mendukung konektivitas serta pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.
Dalam rapat tersebut, beberapa fokus pembahasan diangkat, di antaranya meliputi:
Baca juga:
- Aspek Teknis dan Administrasi: Diskusi mendalam mengenai status bidang tanah yang akan digunakan, kelengkapan dokumen yang diperlukan, serta tahapan penilaian untuk ganti kerugian.
- Mitigasi Hambatan: Upaya komunikasi yang intensif dilakukan untuk mengidentifikasi potensi hambatan yang mungkin muncul agar proses pengadaan tanah dapat berlangsung efektif, transparan, dan akuntabel.
- Kepastian Hukum: Komitmen untuk memberikan kepastian hukum kepada masyarakat yang terkena dampak dari proyek ini.
Dalam pernyataannya, Kantah Kota Lhokseumawe menegaskan pentingnya penyelenggaraan layanan pertanahan yang profesional. Sinergi yang terjalin antara Kantah, Pemko Lhokseumawe, serta Kanwil BPN Aceh diharapkan dapat memperlancar jalannya proyek ini, sehingga infrastruktur daerah dapat terwujud dengan optimal dan meningkatkan daya saing.
Proyek Jalan Lingkar Lhokseumawe Koordinasi Pengadaan Tanah Rampung Berlanjut ke BPN Aceh menjadi langkah strategis dalam pengembangan infrastruktur di kota ini. Proyek ini tidak hanya akan memperbaiki aksesibilitas, tetapi juga diharapkan dapat merangsang pertumbuhan ekonomi lokal melalui peningkatan konektivitas antar wilayah.
Pembangunan jalan ini diharapkan dapat menarik investasi dan menciptakan lapangan pekerjaan, yang pada gilirannya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, setiap langkah dan proses yang dijalankan dalam pengadaan tanah harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab dan transparansi.
Keberhasilan proyek ini akan sangat bergantung pada kerjasama yang baik antara semua pihak yang terlibat. Dengan adanya komitmen kuat dari Kantah, Pemko Lhokseumawe, dan Kanwil BPN Aceh, diharapkan semua tahapan dapat berjalan sesuai rencana dan tepat waktu.











