Hesti.id – 27 Juni 2026 | ACEH SINGKIL — Kabar Gembira bagi Akademisi Aceh Singkil Pusat Layanan Legalisasi Publikasi Terintegrasi Kini Tersedia. Sebuah fasilitas baru telah diluncurkan untuk mendukung dosen, guru, peneliti, penulis, dan inovator di Aceh Singkil dan sekitarnya. Pusat layanan ini dirancang untuk memberikan solusi lengkap bagi berbagai kebutuhan akademik dan legalitas karya-karya kreatif masyarakat lokal.
Pusat layanan ini terdiri dari empat pilar utama yang menjadi sangat penting dalam pengembangan kualitas akademik dan bisnis di era digital saat ini:
- Legalisasi Buku (ISBN/QRCBN): Layanan ini memastikan identitas dan legalitas resmi sebuah buku. Penulis lokal kini dapat dengan mudah mendapatkan Global Digital Code, yang menjamin akses karya mereka ke toko-toko buku resmi.
- Perlindungan HKI (Hak Kekayaan Intelektual): Layanan ini membantu para pengusaha UMKM dan kreator lokal untuk mengamankan nama dan logo bisnis mereka. Melalui Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI), perlindungan terhadap karya kreatif dan inovasi yang dihasilkan dapat terjaga dari klaim pihak lain.
- Publikasi Jurnal Nasional (Non-Sinta): Dikhususkan bagi mahasiswa dan akademisi yang membutuhkan publikasi cepat, layanan ini mencakup E-sertifikat, analisis cek plagiarisme (Turnitin), Fast-track Letter of Acceptance (LoA), serta bantuan editing dan tata letak jurnal.
- Pendampingan Jurnal Sinta (2-5): Layanan premium ini ditujukan untuk mereka yang memiliki target akademik tinggi. Layanan ini menawarkan e-sertifikat resmi, cek Turnitin analitis, akselerasi LoA yang cepat, serta penyesuaian tata letak jurnal sesuai dengan standar Sinta.
Pusat layanan ini juga berstatus sebagai Trusted Provider dan mengedepankan transparansi dalam setiap proses. Seorang pengguna layanan mengungkapkan, “Sangat terbantu! LoA Sinta 3 keluar tepat waktu. Prosesnya transparan dan terpercaya.” Hal ini menunjukkan bahwa layanan ini bukan hanya memberikan kemudahan, tetapi juga memastikan kepercayaan di kalangan penggunanya.
Baca juga:
Dengan mengusung moto “Mulai sekarang, biarkan karyamu berbicara untuk selamanya,” Pusat Layanan Legalisasi Publikasi Terintegrasi ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan kualitas karya tulis ilmiah serta literasi masyarakat di Kabupaten Aceh Singkil. Layanan ini juga menyediakan fasilitas konsultasi gratis melalui berbagai platform media sosial, termasuk WhatsApp, Web, Instagram, YouTube, dan Facebook, untuk memudahkan akses informasi bagi masyarakat.
Dengan adanya fasilitas ini, diharapkan para akademisi dan penulis di Aceh Singkil dapat lebih fokus pada pengembangan karya mereka tanpa khawatir tentang urusan legalitas dan publikasi. Pusat layanan ini bukan hanya sebuah langkah maju, tetapi juga sebuah harapan baru bagi kemajuan pendidikan dan inovasi di daerah ini.











