Hesti.id – 23 Juni 2026 | Tencent menguji agen AI baru Xiaowei di WeChat sebagai upaya perusahaan untuk meningkatkan kemampuan teknologi AI dan mengejar ketertinggalan dari perusahaan seangkatannya di Tiongkok dan global. WeChat, yang dikenal sebagai 'Weixin' di Tiongkok, telah meluncurkan agen AI secara bertahap untuk membantu pengguna menyelesaikan berbagai tugas.
Pengguna dapat berinteraksi dengan agen AI, yang disebut 'Xiaowei', melalui teks atau suara, dan menyelesaikan tugas dengan memanfaatkan aplikasi mini. Agen membantu berbagai tugas, termasuk mengubah pengaturan, mengirim pesan, memesan makanan, memanggil kendaraan, dan menghasilkan gambar.
Xiaowei menggunakan model bahasa besar WeLM milik WeChat, sekaligus memanfaatkan DeepSeek untuk memproses beberapa pertanyaan. Tencent terkait erat dengan DeepSeek dan dilaporkan memimpin pendanaan senilai $7,4 miliar baru-baru ini ke dalam startup AI.
Baca juga:
Tencent menguji agen AI baru Xiaowei di WeChat untuk meningkatkan kemampuan teknologi AI dan meningkatkan pengalaman pengguna. Dengan demikian, perusahaan berharap dapat meningkatkan posisinya di pasar teknologi AI yang kompetitif.
Tencent menguji agen AI baru Xiaowei di WeChat juga untuk meningkatkan kemampuan WeChat sebagai platform perpesanan yang populer di Tiongkok. Dengan demikian, perusahaan berharap dapat meningkatkan pengalaman pengguna dan meningkatkan loyalitas pengguna.
Sebagai kesimpulan, Tencent menguji agen AI baru Xiaowei di WeChat adalah langkah strategis yang diambil oleh perusahaan untuk meningkatkan kemampuan teknologi AI dan meningkatkan pengalaman pengguna. Dengan demikian, perusahaan berharap dapat meningkatkan posisinya di pasar teknologi AI yang kompetitif dan meningkatkan loyalitas pengguna.











