30 Juni 2026

Telkom University Dukung Pensiunan Jawa Barat Usaha Lele Organik

Penulis

Kim Cuc Krissa Kim Cuc

Telkom University Dukung Pensiunan Jawa Barat Usaha Lele Organik
Telkom University Dukung Pensiunan Jawa Barat Usaha Lele Organik

Hesti.id – 30 Juni 2026 | BANDUNG – Masa pensiun tidak menjadi penghalang untuk terus berkarya dan mandiri secara ekonomi. Dalam upaya mendukung para pensiunan di Jawa Barat, Pensiun tetap produktif Telkom University dampingi pensiunan Jawa Barat kembangkan usaha olahan lele organik, dilakukan melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang digelar bersama Persatuan Pensiunan Indonesia (PPI) Provinsi Jawa Barat.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan pensiunan dengan mengembangkan usaha produktif berbasis rumah tangga. Telkom University berkomitmen untuk memberdayakan masyarakat melalui penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi, sehingga memberikan manfaat yang nyata bagi peserta.

PPI Provinsi Jawa Barat, sebagai organisasi yang fokus pada peningkatan kesejahteraan pensiunan, menyadari bahwa seiring bertambahnya usia, banyak pensiunan yang menghadapi tantangan menurunnya pendapatan dan berkurangnya aktivitas produktif. Oleh karena itu, pelatihan berbasis kewirausahaan diharapkan dapat menjadi solusi untuk meningkatkan kemandirian ekonomi dan kesehatan fisik serta mental para peserta.

Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Telkom University, khususnya Pusat Unggulan Smart Tourism and Hospitality, dengan PPI. Kerja sama ini bertujuan untuk menciptakan program pemberdayaan yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan keterampilan, tetapi juga mendorong terbentuknya peluang usaha mandiri bagi pensiunan.

Pelaksanaan pelatihan melibatkan tim dosen dari Telkom University, termasuk Ersy Ervina, Riza Taufiq, Toni Andriyan, dan Ilham Fajri, serta dukungan mahasiswa dari Pusat Unggulan Smart Tourism and Hospitality. Kolaborasi ini merupakan bagian dari implementasi tridarma perguruan tinggi melalui pendampingan berbasis keahlian di bidang pengolahan pangan, kewirausahaan, dan manajemen usaha.

Pelatihan dilaksanakan secara bertahap, dimulai dengan sosialisasi program dan pembentukan kelompok usaha. Selanjutnya, peserta dilatih untuk melakukan budidaya lele organik menggunakan metode ramah lingkungan yang dapat diterapkan di pekarangan rumah. Materi yang diberikan mencakup pengelolaan kualitas air, pembuatan pakan organik, serta teknik panen yang tepat untuk menghasilkan ikan berkualitas.

Tidak hanya membahas proses budidaya, peserta juga dilatih untuk mengolah hasil panen menjadi produk pangan bernilai tambah. Dalam sesi praktik, para pensiunan membuat berbagai produk olahan, seperti bakso lele, dimsum lele, dan nugget lele, dengan menerapkan prinsip higiene dan sanitasi pangan serta teknik pengemasan yang menarik.

Peserta juga mendapatkan pembekalan mengenai manajemen usaha, termasuk pencatatan biaya produksi, penentuan harga jual, penyusunan strategi pemasaran, hingga pemanfaatan media digital sebagai sarana promosi. Diharapkan, melalui materi ini, para pensiunan dapat mengembangkan usaha skala rumahan yang bersaing dan memberikan nilai ekonomi bagi keluarga mereka.

Program ini tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis, tetapi juga memberikan manfaat sosial dan psikologis bagi para pensiunan. Aktivitas budidaya dan pengolahan pangan diharapkan dapat menciptakan ruang interaksi antar peserta, meningkatkan rasa percaya diri, serta memberikan kesempatan bagi mereka untuk tetap aktif dan produktif di tengah masyarakat.

Dengan pendampingan yang berkelanjutan, Telkom University dan PPI Provinsi Jawa Barat berharap program ini dapat melahirkan kelompok-kelompok usaha pensiunan yang mandiri, memperkuat ketahanan pangan keluarga, dan membuka peluang peningkatan pendapatan melalui produk olahan lele organik yang sehat dan inovatif. Ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat dapat menghasilkan inovasi yang berdampak nyata.

Dengan memanfaatkan potensi lokal dan pengalaman para pensiunan, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini diharapkan menjadi model pemberdayaan yang berkelanjutan dan memberikan manfaat ekonomi serta sosial bagi masyarakat luas.

Related Post

Tinggalkan komentar