4 Juli 2026

Pertikaian Publik: Aldi Taher Minta Maaf ke Baskara Hindia

Pertikaian Publik: Aldi Taher Minta Maaf ke Baskara Hindia
Pertikaian Publik: Aldi Taher Minta Maaf ke Baskara Hindia

Hesti.id – 04 Juli 2026 | Insiden yang melibatkan Aldi Taher dan Baskara Putra, vokalis band .Feast, menjadi perbincangan hangat di media sosial. Sempat emosi semprot Baskara Hindia gegara kameramen, Aldi Taher minta maaf: Adikku yang baik hati [titlebase]. Kejadian ini berawal saat Baskara mengkritik seorang kameramen yang menyoroti tulisan kontroversial di festival musik, yang kemudian memicu reaksi keras dari Aldi Taher.

Dalam sebuah cuitan di platform X, Baskara Putra, yang dikenal dengan nama panggung Hindia, menuliskan kritik tajam terhadap kameramen yang menampilkan tulisan dari penonton bertuliskan, “Jadi apa pun asal jangan jadi boti”. Ia menulis, “Tol*l! Kameramen juga ngapain nyorot ginian. Katro”. Unggahan ini pun langsung menuai banyak reaksi di media sosial, terutama dari Aldi Taher.

Aldi, yang merasa tersinggung dengan pernyataan Baskara dan menganggap bahwa kata-katanya merendahkan profesi kameramen, tidak tinggal diam. Ia segera membela kameramen tersebut dengan mengunggah ulang tangkapan layar cuitan Baskara di akun Instagram-nya. Aldi menantang Baskara untuk meminta maaf dan bahkan mengajaknya berdiskusi di depan publik.

“Lu yg katro dan tolol, gw di sisi kameramen, boleh jadi apa aja asal jangan jadi boti (true). BISMILLAH LAWAN,” tulis Aldi dalam unggahannya, jelas menunjukkan ketidakpuasannya terhadap komentar Baskara.

Setelah situasi memanas, Aldi Taher mendadak mengungkapkan permintaan maafnya. Ia menyatakan bahwa reaksinya terhadap Baskara adalah spontan dan murni karena kaget dengan sikap Baskara yang mengintimidasi kameramen. Dalam sebuah unggahan di Instagram, Aldi menuliskan, “Jujur, cuma kaget.”

Insiden ini menunjukkan bagaimana media sosial dapat memperbesar ketegangan dalam situasi yang sebenarnya bisa diselesaikan dengan lebih tenang. Baskara, yang dikenal dengan karya-karyanya yang kritis, seharusnya lebih berhati-hati dalam menyampaikan pendapatnya agar tidak menyinggung pihak lain, terutama yang bekerja di belakang layar.

Publik pun memberikan beragam tanggapan, ada yang mendukung Aldi dan ada pula yang menyayangkan sikap Baskara. Hal ini menandakan bahwa perdebatan mengenai hak dan tanggung jawab publik figur di media sosial akan terus berlanjut.

Dalam dunia hiburan, insiden seperti ini menjadi pelajaran bagi semua pihak, baik artis maupun penggemar, untuk lebih memahami pentingnya menjaga etika dalam berkomunikasi. Sempat emosi semprot Baskara Hindia gegara kameramen, Aldi Taher minta maaf: Adikku yang baik hati [titlebase] menjadi sorotan bukan hanya karena kontennya, tetapi juga bagaimana reaksi cepat dari para pelaku di dunia hiburan.

Related Post

Tinggalkan komentar