Hesti.id – 03 Juli 2026 | Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana membangun flyover di depan Universitas Pancasila, sebagai bagian dari upaya mengatasi masalah kemacetan yang kian parah di ibukota. Proyek ini diharapkan akan meningkatkan mobilitas dan keselamatan masyarakat di sekitar lokasi.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan bahwa pembangunan flyover ini merupakan respons terhadap keluhan masyarakat terkait kemacetan yang terjadi di kawasan tersebut, terutama saat jam-jam sibuk. Rencana ini menjadi salah satu langkah strategis Pemprov DKI untuk memastikan arus lalu lintas yang lebih lancar, terutama di area yang sering menjadi titik macet.
Pemprov DKI bakal bangun flyover di depan Universitas Pancasila dengan integrasi berbagai moda transportasi umum, termasuk KRL dan TransJakarta. Rencana ini juga mencakup pembangunan jembatan penyeberangan orang (JPO) yang ramah terhadap penyandang disabilitas, serta skywalk yang akan mempermudah akses masyarakat.
Baca juga:
Menurut Pramono, proyek ini merupakan bagian dari komitmen Pemprov DKI untuk meningkatkan infrastruktur transportasi publik. “Kita ingin memastikan bahwa semua pengguna jalan, termasuk penyandang disabilitas, dapat menikmati akses yang sama dan aman,” katanya.
Dari sumber yang ada, flyover ini direncanakan rampung pada Desember 2026. Proyek ini, yang menelan biaya sebesar Rp259 miliar, diharapkan dapat mengurangi kemacetan hingga 40 persen. Dengan adanya flyover ini, diharapkan perlintasan kereta api yang selama ini menjadi penyebab kemacetan dapat diatasi, sehingga arus kendaraan tidak lagi terhambat.
Anggota DPRD DKI Jakarta, Hardiyanto Kenneth, juga menyatakan bahwa pembangunan flyover ini merupakan hasil dari aspirasi masyarakat yang telah lama merasakan dampak buruk dari kemacetan di perlintasan kereta. “Kami mendengar keluhan warga dan berupaya mencari solusi yang tepat. Flyover ini adalah jawaban untuk mengurangi kemacetan yang sudah menjadi persoalan menahun,” ujarnya.
Proyek ini juga akan dilengkapi dengan fasilitas yang mendukung keselamatan pejalan kaki. Pembangunan skywalk dan halte TransJakarta yang terintegrasi diharapkan dapat memberikan kemudahan akses bagi masyarakat, termasuk bagi ibu hamil dan orang tua yang membawa anak.
Dengan semua rencana yang ada, Pemprov DKI berusaha untuk menciptakan lingkungan urban yang lebih baik dan lebih nyaman bagi penduduk Jakarta. Flyover di depan Universitas Pancasila adalah salah satu langkah nyata dalam mewujudkan visi tersebut.
Dengan adanya pembangunan ini, diharapkan kemacetan yang selama ini menjadi momok di Jakarta dapat segera teratasi, sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan lebih efisien dan aman.










