21/06/2026

Pedagang Pasar Perguruan Medan Keluhkan Jukir Kutip Uang Parkir Pelanggan, Dishub Mediasi

Penulis

Qhadapi Ranolph Jehoichin

Pedagang Pasar Perguruan Medan Keluhkan Jukir Kutip Uang Parkir Pelanggan, Dishub Mediasi
Pedagang Pasar Perguruan Medan Keluhkan Jukir Kutip Uang Parkir Pelanggan, Dishub Mediasi

Hesti.id – 21 Juni 2026 | Baru-baru ini, pedagang Pasar Perguruan Medan keluhkan jukir kutip uang parkir pelanggan Dishub mediasi menjadi topik hangat di kalangan masyarakat. Pedagang Pasar Perguruan di Jalan Pukat VIII, Kelurahan Bantan Timur, Kecamatan Medan Tembung, Sumatra Utara, mengeluhkan juru parkir (jukir) yang mengutip parkir kepada pelanggan yang tidak turun dari kendaraan.

Dalam sebuah video yang beredar di media sosial, seorang pedagang merekam jukir yang tengah mencegat pelanggan yang sedang berbelanja. Pedagang tersebut mengatakan bahwa pelanggan tidak boleh dikutip parkir jika tidak turun dari kendaraan.

Para pedagang Pasar Perguruan mengaku resah lantaran takut kehilangan pelanggan. Mereka mengeluhkan bahwa pengutipan parkir tidak dilakukan secara merata, ada yang dikutip dan ada yang tidak.

Dinas Perhubungan Kota Medan telah mengunjungi lokasi kejadian dan mengamankan jukir yang berada di dalam video. Humas Dishub Medan, Ali Hanafi, mengatakan bahwa perselisihan terjadi akibat kesalahpahaman dalam proses pengutipan retribusi parkir yang dilakukan saat pengendara masih berada di atas kendaraan.

Dishub Medan memfasilitasi mediasi antara pengelola parkir dan pedagang. Kedua belah pihak sudah sepakat menyelesaikan permasalahan tersebut secara damai dan kekeluargaan.

Ali Hanafi mengimbau seluruh jukir untuk menjalankan tugas sesuai dengan ketentuan yang berlaku serta mengedepankan sikap yang humanis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Pedagang Pasar Perguruan Medan keluhkan jukir kutip uang parkir pelanggan Dishub mediasi diharapkan dapat menjadi contoh bagi lainnya untuk menyelesaikan permasalahan secara damai.

Tim Cakrawala terus melakukan pengawasan dan penertiban guna memastikan pelayanan parkir di Kota Medan berjalan tertib, aman, nyaman, dan memberikan kepastian pelayanan bagi masyarakat. Pedagang Pasar Perguruan Medan keluhkan jukir kutip uang parkir pelanggan Dishub mediasi menjadi perhatian serius bagi pemerintah kota untuk memperbaiki pelayanan parkir di kota tersebut.

Dalam beberapa hari terakhir, pedagang Pasar Perguruan Medan keluhkan jukir kutip uang parkir pelanggan Dishub mediasi masih menjadi topik hangat di kalangan masyarakat. Banyak masyarakat yang mendukung tindakan Dishub Medan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut secara damai.

Masyarakat berharap bahwa pedagang Pasar Perguruan Medan keluhkan jukir kutip uang parkir pelanggan Dishub mediasi dapat menjadi contoh bagi lainnya untuk menyelesaikan permasalahan secara damai dan kekeluargaan.

Kesimpulan dari permasalahan pedagang Pasar Perguruan Medan keluhkan jukir kutip uang parkir pelanggan Dishub mediasi adalah bahwa permasalahan dapat diselesaikan secara damai dan kekeluargaan jika semua pihak memiliki kemauan untuk berkomunikasi dan menyelesaikan permasalahan secara bersama-sama.

Related Post

Tinggalkan komentar