Hesti.id – 21 Juni 2026 | Harga Minyak Jumat Naik Setelah Kegagalan Pertemuan AS-Iran menjadi topik perbincangan hangat di pasar minyak global. Pada hari Jumat, 19 Juni 2026, harga minyak mentah bergerak naik setelah rencana pembicaraan kesepakatan AS-Iran di Swiss dibatalkan. Kegagalan ini memicu kembali ketidakpastian apakah kesepakatan dan pembukaan Selat Hormuz dapat terjadi. Harga minyak mentah berjangka WTI AS bergerak naik 1% pada $77,39 per barel, sedangkan harga minyak mentah berjangka Brent bergerak naik 0,26% pada $80 per barel.
Gagalnya pembicaraan damai AS-Iran di Swiss memicu ketidakpastian atas negosiasi AS-Iran mengenai perjanjian perdamaian jangka panjang. Data pasar menunjukkan aktivitas pengiriman melambat setelah lonjakan pergerakan kapal tanker sebelumnya, dengan tidak ada kapal yang terlihat meninggalkan Teluk Persia pada Jumat pagi. Sebaliknya, hampir 10 juta barel minyak mentah teramati melintas atau berada di dekat selat pada hari Kamis, termasuk kapal tanker milik Saudi pertama yang bergerak sejak konflik dimulai lebih dari tiga bulan lalu.
Optimisme dari kesepakatan sementara AS-Iran meredup setelah pembicaraan yang direncanakan di Swiss ditunda, menimbulkan keraguan tentang keberlanjutan pemulihan pasokan. Harga Minyak Jumat Naik Setelah Kegagalan Pertemuan AS-Iran ini diperkirakan akan berdampak pada pasar minyak global. Analis Vibiz Research Center memperkirakan bahwa harga minyak mentah akan bergerak naik terpicu kegagalan pembicaraan damai AS-Iran, memicu ketidakpastian kesepakatan dan ketidakjelasan pembukaan Selat Hormuz.
Baca juga:
Harga minyak mentah berjangka WTI diperkirakan bergerak dalam kisaran Resistance $78,28-$79,16. Namun jika turun, akan bergerak dalam kisaran Support $76,59-$75,78. Dengan demikian, Harga Minyak Jumat Naik Setelah Kegagalan Pertemuan AS-Iran menjadi sorotan utama di pasar minyak global. Kegagalan pembicaraan AS-Iran ini memicu ketidakpastian dan keraguan tentang keberlanjutan pemulihan pasokan minyak.
Untuk perdagangan selanjutnya, Harga Minyak Jumat Naik Setelah Kegagalan Pertemuan AS-Iran diperkirakan akan tetap menjadi topik perbincangan hangat. Analis pasar memperkirakan bahwa harga minyak mentah akan terus berfluktuasi tergantung pada perkembangan situasi di Timur Tengah. Oleh karena itu, penting untuk terus memantau situasi dan perkembangan pasar minyak global.
Kesimpulan dari Harga Minyak Jumat Naik Setelah Kegagalan Pertemuan AS-Iran ini adalah bahwa kegagalan pembicaraan AS-Iran di Swiss memicu ketidakpastian dan keraguan tentang keberlanjutan pemulihan pasokan minyak. Harga minyak mentah berjangka WTI dan Brent bergerak naik, dan diperkirakan akan terus berfluktuasi tergantung pada perkembangan situasi di Timur Tengah. Oleh karena itu, penting untuk terus memantau situasi dan perkembangan pasar minyak global.











