Hesti.id – 23 Juni 2026 | Guna Bangun Generasi Tanggap Bencana KKN Hibah UNS Gandeng BPBD Karanganyar Gelar Sosialisasi dan Simulasi di SMPN 2 Jaten merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan siswa dalam menghadapi bencana. Kegiatan ini dilaksanakan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Hibah Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karanganyar. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk membentuk generasi yang tanggap dan siap menghadapi bencana, sehingga dapat meminimalisir risiko dan dampak fatal akibat bencana di masa depan.
Kegiatan ini diawali dengan sesi sosialisasi tanggap bencana, di mana para siswa dibekali dengan pengetahuan tentang langkah-langkah krusial saat menghadapi situasi darurat gempa bumi dan kebakaran. Tidak hanya teori, tim BPBD Karanganyar juga memaparkan materi penting mengenai teknik evakuasi korban yang aman, prosedur pertolongan pertama pada korban cedera, hingga metode pemadaman api menggunakan alat pemadam tradisional maupun modern.
Memasuki sesi inti, seluruh warga sekolah terlibat langsung dalam Simulasi Gempa Bumi. Skenario dimulai saat sirine tanda bahaya berbunyi, di mana para siswa langsung mempraktikkan metode berlindung di bawah meja sebelum dievakuasi menuju titik kumpul aman di lapangan. Menariknya, dalam simulasi ini para siswa tidak hanya menjadi objek yang diselamatkan, tetapi mereka juga dilatih secara aktif untuk mempraktikkan langsung cara mengevakuasi teman atau korban yang terjebak, serta memberikan pertolongan pertama darurat di lapangan sebelum bantuan medis tiba.
Baca juga:
Guna Bangun Generasi Tanggap Bencana KKN Hibah UNS Gandeng BPBD Karanganyar Gelar Sosialisasi dan Simulasi di SMPN 2 Jaten ini merupakan contoh nyata dari upaya untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan siswa dalam menghadapi bencana. Dengan demikian, diharapkan dapat tercipta generasi yang tanggap dan siap menghadapi bencana, sehingga dapat meminimalisir risiko dan dampak fatal akibat bencana di masa depan. Guna Bangun Generasi Tanggap Bencana KKN Hibah UNS Gandeng BPBD Karanganyar Gelar Sosialisasi dan Simulasi di SMPN 2 Jaten ini juga dapat dijadikan sebagai model untuk kegiatan serupa di sekolah-sekolah lain.
Kegiatan ini juga mendapat apresiasi dari pihak BPBD Karanganyar, yang menilai simulasi gabungan antara evakuasi, pemadaman, dan first aid seperti ini sangat efektif untuk membentuk mental tangguh bencana pada generasi muda. Kepala Sekolah SMPN 2 Jaten juga menyambut baik agenda ini dan berharap keterampilan praktis yang diajarkan oleh mahasiswa KKN Hibah UNS dan BPBD ini dapat terus diingat serta menjadi SOP keselamatan yang berkelanjutan di lingkungan sekolah.
Guna Bangun Generasi Tanggap Bencana KKN Hibah UNS Gandeng BPBD Karanganyar Gelar Sosialisasi dan Simulasi di SMPN 2 Jaten ini merupakan langkah yang sangat penting dalam upaya meningkatkan kesadaran dan keterampilan siswa dalam menghadapi bencana. Dengan demikian, diharapkan dapat tercipta generasi yang tanggap dan siap menghadapi bencana, sehingga dapat meminimalisir risiko dan dampak fatal akibat bencana di masa depan. Guna Bangun Generasi Tanggap Bencana KKN Hibah UNS Gandeng BPBD Karanganyar Gelar Sosialisasi dan Simulasi di SMPN 2 Jaten ini juga dapat dijadikan sebagai contoh untuk kegiatan serupa di sekolah-sekolah lain.
Sebagai kesimpulan, Guna Bangun Generasi Tanggap Bencana KKN Hibah UNS Gandeng BPBD Karanganyar Gelar Sosialisasi dan Simulasi di SMPN 2 Jaten ini merupakan upaya yang sangat penting dalam meningkatkan kesadaran dan keterampilan siswa dalam menghadapi bencana. Dengan demikian, diharapkan dapat tercipta generasi yang tanggap dan siap menghadapi bencana, sehingga dapat meminimalisir risiko dan dampak fatal akibat bencana di masa depan.











