22/06/2026

Dolar AS Menguat: Dolar AS Senin Naik Terdukung Pelemahan Euro dan Kenaikan Imbal Hasil Treasury AS

Penulis

Firdausyah Eblis Kaisar

Dolar AS Menguat: Dolar AS Senin Naik Terdukung Pelemahan Euro dan Kenaikan Imbal Hasil Treasury AS
Dolar AS Menguat: Dolar AS Senin Naik Terdukung Pelemahan Euro dan Kenaikan Imbal Hasil Treasury AS

Hesti.id – 22 Juni 2026 | Dolar AS Senin Naik Terdukung Pelemahan Euro dan Kenaikan Imbal Hasil Treasury AS menjadi topik hangat di pasar valuta asing saat ini. Dolar AS bergerak naik pada hari Senin, 22 Juni 2026, terdukung oleh pelemahan Euro dan kenaikan imbal hasil Treasury AS. Indeks dolar AS meningkat 0,20% menjadi 101,04. Dolar AS bergerak lebih tinggi setelah Euro melemah ketika Presiden ECB Lagarde menolak pengetatan kebijakan moneter tambahan oleh ECB karena perang AS-Iran.

Dolar AS juga mendapatkan dukungan lanjutan dari Rabu lalu, ketika The Fed memproyeksikan suku bunga yang lebih tinggi akhir tahun ini. Selain itu, imbal hasil obligasi pemerintah AS yang lebih tinggi hari ini telah memperkuat perbedaan suku bunga dolar dan mendukung dolar. Dolar awalnya bergerak lebih rendah karena berkurangnya permintaan aset aman setelah Iran mengatakan telah ada "kemajuan besar" dalam diskusi semalam dengan AS mengenai kesepakatan perdamaian.

Selain itu, penguatan pasar saham hari ini telah mengurangi permintaan likuiditas untuk dolar. Iran mengatakan telah ada "kemajuan besar" dalam diskusi semalam dengan AS mengenai kesepakatan perdamaian menyusul kesepakatan sementara pekan lalu yang menyebabkan perpanjangan gencatan senjata 60 hari dan pembukaan Selat Hormuz oleh Iran. Pakistan dan Qatar dalam pernyataan bersama hari ini mengatakan bahwa ada "kemajuan yang menggembirakan" dalam pembicaraan dan bahwa AS dan Iran sepakat untuk membentuk "komite tingkat tinggi" untuk mengawasi pembicaraan, serta kelompok kerja yang menangani masalah nuklir dan sanksi terhadap Iran.

Pasar swap memperkirakan peluang kenaikan suku bunga sebesar +25 basis poin pada pertemuan FOMC berikutnya pada 28-29 Juli sebesar 36%. Dolar AS Senin Naik Terdukung Pelemahan Euro dan Kenaikan Imbal Hasil Treasury AS menjadi faktor penting dalam pergerakan dolar AS hari ini. Dolar AS Senin Naik Terdukung Pelemahan Euro dan Kenaikan Imbal Hasil Treasury AS juga dipengaruhi oleh proyeksi kenaikan suku bunga Fed dan kenaikan imbal hasil Treasury AS.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, indeks dolar AS dapat bergerak naik terdukung pelemahan Euro dan proyeksi kenaikan suku bunga Fed, juga kenaikan imbal hasil Treasury AS. Dolar AS Senin Naik Terdukung Pelemahan Euro dan Kenaikan Imbal Hasil Treasury AS menjadi topik yang sangat penting dalam dunia valuta asing saat ini. Indeks dolar AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Support 100,85-100,66. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance 101,14-101,24.

Dolar AS Senin Naik Terdukung Pelemahan Euro dan Kenaikan Imbal Hasil Treasury AS memiliki dampak yang signifikan pada pasar valuta asing. Dolar AS Senin Naik Terdukung Pelemahan Euro dan Kenaikan Imbal Hasil Treasury AS juga mempengaruhi keputusan investasi dan perdagangan di pasar global. Oleh karena itu, penting untuk memantau pergerakan dolar AS dan faktor-faktor yang mempengaruhinya.

Kesimpulan dari pergerakan dolar AS hari ini adalah bahwa Dolar AS Senin Naik Terdukung Pelemahan Euro dan Kenaikan Imbal Hasil Treasury AS memiliki peran penting dalam menentukan arah pasar valuta asing. Dengan memahami faktor-faktor yang mempengaruhi pergerakan dolar AS, investor dan pedagang dapat membuat keputusan yang lebih tepat dalam melakukan transaksi valuta asing.

Related Post

Tinggalkan komentar