Hesti.id – 24 Juni 2026 | Awalnya Ragu Urus Tanah Pensiunan PNS Ini Akui Layanan BPN Kini Lebih Mudah dan Transparan. Layanan pertanahan yang lebih dekat dengan masyarakat mendapat respons positif dari warga. Salah satunya dirasakan Hadi Susilo, seorang pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS), yang mendatangi gerai layanan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) di Mal Pelayanan Publik PGC, Jakarta, untuk mencari informasi terkait pengurusan dokumen pertanahan.
Kedatangannya bertujuan memperoleh informasi mengenai proses pengurusan Akta Jual Beli (AJB) dan Sertipikat Hak Milik (SHM). Dari kunjungan tersebut, Hadi mengaku mendapatkan banyak penjelasan yang selama ini belum ia pahami. Ia mengaku sebelumnya memiliki anggapan bahwa mengurus dokumen pertanahan merupakan proses yang rumit, membutuhkan waktu lama, serta memerlukan biaya besar.
Namun setelah mendapatkan penjelasan langsung dari petugas, pandangannya berubah. "Selama ini saya berpikir mengurus tanah itu rumit, birokrasinya berbelit dan biayanya mahal. Setelah mendapat penjelasan langsung, ternyata tidak sesulit yang saya bayangkan. Yang penting kita memahami prosedur dan melengkapi persyaratan yang dibutuhkan," ujarnya.
Baca juga:
"Kadang masyarakat tidak tahu harus bertanya ke mana. Dengan adanya layanan seperti ini, informasi menjadi lebih mudah diakses dan masyarakat bisa mendapatkan penjelasan secara langsung," katanya. Setelah memperoleh informasi yang dibutuhkan, Hadi berencana segera melengkapi seluruh persyaratan dan melanjutkan proses pengurusan tanah miliknya sesuai arahan yang telah diberikan petugas.
"Insyaallah setelah ini saya akan melengkapi persyaratannya terlebih dahulu, kemudian mengikuti prosedur yang sudah dijelaskan," ucapnya. Awalnya Ragu Urus Tanah Pensiunan PNS Ini Akui Layanan BPN Kini Lebih Mudah dan Transparan, hal ini membuktikan bahwa layanan pertanahan yang lebih dekat dengan masyarakat mendapat respons positif dari warga.
Selain mendapatkan informasi mengenai AJB dan SHM, Hadi juga mengaku baru mengetahui adanya aplikasi Sentuh Tanahku yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk mengakses berbagai layanan pertanahan secara digital. Menurutnya, pemanfaatan teknologi tersebut menjadi langkah positif dalam meningkatkan kemudahan layanan sekaligus memperluas akses informasi bagi masyarakat.
"Saya bersyukur ada layanan seperti ini. Sangat membantu masyarakat yang belum memahami urusan pertanahan. Dengan adanya aplikasi dan pelayanan langsung seperti ini, masyarakat menjadi lebih mudah mendapatkan informasi yang benar," tuturnya. Awalnya Ragu Urus Tanah Pensiunan PNS Ini Akui Layanan BPN Kini Lebih Mudah dan Transparan, ini membuktikan bahwa layanan pertanahan yang lebih dekat dengan masyarakat mendapat respons positif dari warga.
Hadi berharap layanan pertanahan yang mudah dijangkau masyarakat dapat terus diperluas sehingga semakin banyak warga yang memperoleh pemahaman mengenai hak dan administrasi pertanahan secara benar. Dengan semakin terbukanya akses informasi dan layanan, masyarakat diharapkan tidak lagi ragu untuk mengurus dokumen pertanahan secara mandiri melalui jalur resmi yang telah disediakan pemerintah.
Awalnya Ragu Urus Tanah Pensiunan PNS Ini Akui Layanan BPN Kini Lebih Mudah dan Transparan, ini membuktikan bahwa layanan pertanahan yang lebih dekat dengan masyarakat mendapat respons positif dari warga. Dengan adanya layanan seperti ini, diharapkan masyarakat dapat lebih mudah mengakses informasi dan melakukan proses pengurusan dokumen pertanahan dengan lebih efektif dan efisien.











