22/06/2026

Pemkot Makassar Gandeng BPS Sukseskan Sensus Ekonomi 2026, 934 Petugas Diterjunkan

Penulis

Babette Babette Leanne

Pemkot Makassar Gandeng BPS Sukseskan Sensus Ekonomi 2026, 934 Petugas Diterjunkan
Pemkot Makassar Gandeng BPS Sukseskan Sensus Ekonomi 2026, 934 Petugas Diterjunkan

Hesti.id – 22 Juni 2026 | Pemkot Makassar Gandeng BPS Sukseskan Sensus Ekonomi 2026, 934 Petugas Diterjunkan untuk melakukan pendataan di seluruh wilayah Kota Makassar. Pemerintah Kota Makassar bersama Badan Pusat Statistik (BPS) memperkuat komitmen untuk menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026). Pencanangan dan Penguatan Komitmen Bersama Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dilaksanakan di pelataran Kantor Wali Kota Makassar, Jumat (19/6/2026).

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menilai Sensus Ekonomi 2026 memiliki peran strategis sebagai fondasi utama dalam penyusunan kebijakan ekonomi daerah. Menurutnya, data yang akurat menjadi dasar penting bagi pemerintah dalam menentukan arah pembangunan, memperkuat UMKM, meningkatkan investasi, menciptakan lapangan kerja, serta mengurangi kesenjangan antarwilayah.

“Kualitas data yang dihasilkan akan menentukan kualitas kebijakan yang akan kita ambil untuk pembangunan Kota Makassar ke depan,” ujar Munafri. Ia juga meminta camat, lurah, hingga perangkat RT/RW mendukung penuh kerja petugas sensus di lapangan. Munafri menegaskan tidak boleh ada keluarga maupun pelaku usaha yang luput dari pendataan.

Selain itu, masyarakat diimbau menerima petugas sensus dengan baik serta memberikan data secara jujur dan benar. Munafri memastikan kerahasiaan data masyarakat tetap dijamin oleh negara. Pemkot Makassar Gandeng BPS Sukseskan Sensus Ekonomi 2026, 934 Petugas Diterjunkan ini menjadi langkah strategis untuk menghadirkan data pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat.

Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham menambahkan, partisipasi masyarakat dan pelaku usaha menjadi kunci sukses pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Menurutnya, sensus ini menjadi langkah strategis untuk menghadirkan data pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat.

“Dengan dukungan seluruh masyarakat dan pelaku usaha, kita dapat mewujudkan kebijakan yang lebih tepat sasaran, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Makassar,” kata Aliyah. Pemkot Makassar Gandeng BPS Sukseskan Sensus Ekonomi 2026, 934 Petugas Diterjunkan merupakan komitmen bersama untuk membuat data yang akurat.

Kepala BPS Provinsi Sulawesi Selatan Aryanto menyebut SE2026 merupakan program prioritas nasional yang memiliki tingkat kompleksitas tinggi. Kota Makassar menjadi perhatian khusus karena berkontribusi lebih dari 34 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Sulawesi Selatan.

Aryanto menjelaskan, keberhasilan sensus ekonomi ditentukan oleh dua indikator utama, yakni tidak ada keluarga maupun usaha yang terlewatkan serta kualitas data yang dikumpulkan harus terjamin dan dapat dipertanggungjawabkan. Pemkot Makassar Gandeng BPS Sukseskan Sensus Ekonomi 2026, 934 Petugas Diterjunkan ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas data.

Untuk wilayah Kota Makassar, BPS mengerahkan 934 petugas sensus. Jumlah ini menjadi yang terbesar dibandingkan seluruh kabupaten/kota di Sulawesi Selatan. Dengan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, Pemkot Makassar berharap kebijakan pembangunan ekonomi ke depan dapat semakin tepat sasaran, berbasis data, dan memberi dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

Kesimpulan dari pelaksanaan Pemkot Makassar Gandeng BPS Sukseskan Sensus Ekonomi 2026, 934 Petugas Diterjunkan ini adalah untuk meningkatkan kualitas data dan membuat kebijakan yang tepat sasaran. Dengan demikian, pembangunan ekonomi di Kota Makassar dapat lebih baik dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Related Post

Tinggalkan komentar