21/06/2026

Menuju Kota Sehat RW 02 Tamparang Keke Kampanyekan Gerakan Pilah Sampah untuk Meningkatkan Kesadaran Masyarakat

Penulis

Supala Dean Supala

Menuju Kota Sehat RW 02 Tamparang Keke Kampanyekan Gerakan Pilah Sampah untuk Meningkatkan Kesadaran Masyarakat
Menuju Kota Sehat RW 02 Tamparang Keke Kampanyekan Gerakan Pilah Sampah untuk Meningkatkan Kesadaran Masyarakat

Hesti.id – 21 Juni 2026 | Menuju Kota Sehat RW 02 Tamparang Keke Kampanyekan Gerakan Pilah Sampah merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya memilah sampah sejak dari sumbernya. Dengan demikian, diharapkan masyarakat dapat membiasakan diri memilah sampah organik dan anorganik sehingga dapat mempermudah proses daur ulang dan mengurangi penumpukan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Ketua RW 02 Kelurahan Tamparang Keke, Indonesia Sigeri, bersama jajaran Ketua RT menggelar sosialisasi pemilahan sampah yang turut dihadiri sejumlah Ketua RW dan RT dari wilayah lain. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar membiasakan memilah sampah sejak dari rumah tangga.

Dalam pemaparannya, Indonesia Sigeri menegaskan bahwa pemilahan sampah merupakan langkah awal yang sangat penting untuk mempermudah proses daur ulang, mengurangi penumpukan sampah di TPA, serta mencegah pencemaran lingkungan. Ia menjelaskan bahwa sampah organik seperti sisa makanan dan dedaunan dapat diolah menjadi kompos yang bermanfaat untuk menyuburkan tanah maupun menjadi pakan ternak melalui proses pengolahan yang tepat.

Sementara itu, sampah anorganik seperti plastik, kertas, kaca, logam, dan berbagai material bernilai ekonomi lainnya dapat dikelola melalui Bank Sampah Sektoral, Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R), maupun sistem pengelolaan inovatif seperti Teba. Dengan demikian, Menuju Kota Sehat RW 02 Tamparang Keke Kampanyekan Gerakan Pilah Sampah dapat menjadi contoh bagi masyarakat lainnya untuk melakukan hal yang sama.

Menuju Kota Sehat RW 02 Tamparang Keke Kampanyekan Gerakan Pilah Sampah juga mendapat dukungan dari Pembina Forum Kota Sehat, Muh. Idris, yang akrab disapa Baba Ong. Ia memberikan edukasi mengenai pengolahan sampah organik menggunakan komposter ember tumpuk. Metode ini sangat cocok diterapkan di kawasan permukiman dengan lahan terbatas.

Sistem ini menggunakan dua ember yang disusun bertingkat, di mana ember bagian atas berfungsi menampung sampah organik rumah tangga untuk diolah menjadi kompos padat, sedangkan ember bagian bawah dilengkapi keran sebagai penampung air lindi yang dapat dimanfaatkan sebagai Pupuk Organik Cair (POC). Melalui komposter ember tumpuk, sisa makanan tidak lagi menjadi limbah, tetapi berubah menjadi pupuk yang kaya unsur hara seperti nitrogen, fosfor, dan kalium.

Menuju Kota Sehat RW 02 Tamparang Keke Kampanyekan Gerakan Pilah Sampah merupakan salah satu contoh upaya untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan. Dengan demikian, diharapkan masyarakat dapat memahami bahwa pengelolaan sampah bukan semata menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama. Dimulai dari kebiasaan sederhana memilah sampah di rumah, setiap warga dapat berkontribusi menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi generasi mendatang.

Menuju Kota Sehat RW 02 Tamparang Keke Kampanyekan Gerakan Pilah Sampah juga berdampak pada kebijakan pemerintah. Pemerintah Kota Makassar akan menerapkan kebijakan wajib memilah sampah dari sumbernya. Tahap uji coba secara masif dijadwalkan berlangsung pada Juli 2026, sebelum diberlakukan secara penuh mulai Agustus 2026. Setelah kebijakan tersebut efektif, hanya sampah residu yang diperbolehkan masuk ke TPA Tamangapa.

Dengan demikian, Menuju Kota Sehat RW 02 Tamparang Keke Kampanyekan Gerakan Pilah Sampah dapat menjadi contoh bagi masyarakat lainnya untuk melakukan hal yang sama. Dengan memilah sampah sejak dari rumah, masyarakat dapat membantu mengurangi penumpukan sampah di TPA dan menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Related Post

Tinggalkan komentar