Hesti.id – 19 Juni 2026 | Indonesia Kuwait Perkuat Kemitraan Strategis Sektor Ketahanan Energi dan Akselerasi Kerja Sama Ekonomi merupakan salah satu contoh kerja sama yang erat antara kedua negara. Indonesia dan Kuwait telah menjalin hubungan diplomatik yang kuat selama lebih dari lima dekade, yang menjadi fondasi penting dalam menghadapi berbagai tantangan global sekaligus mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan.
Hubungan ekonomi Indonesia dan Kuwait juga menunjukkan tren yang positif. Pada tahun 2025, total perdagangan kedua negara meningkat sebesar 10,69% menjadi USD606 juta, dari USD547,5 juta pada tahun 2024. Sementara itu, investasi Kuwait di Indonesia naik dari USD290 ribu di tahun 2024 menjadi USD1,2 juta pada tahun 2025 yang didominasi oleh sektor migas.
Menko Airlangga menyatakan bahwa Indonesia dan Kuwait memiliki hubungan diplomatik dengan fondasi yang kuat, yang penting dalam memperluas kerja sama bilateral. Kedua negara sepakat untuk terus bekerja sama dalam ketahanan energi di tengah ketidakpastian geopolitik.
Baca juga:
Pada sektor energi, Kuwait Foreign Petroleum Exploration Company (KUFPEC) telah terlibat dalam 8 kegiatan eksplorasi migas di Indonesia, antara lain di Pulau Buton, Laut Natuna, dan Kalimantan Timur. Konsorsium KUFPEC Indonesia BV juga telah melaksanakan eksplorasi migas di wilayah Anambas.
Kerja sama sektor energi Indonesia dan Kuwait telah terjalin dengan baik melalui MoU Kerja Sama Migas dan Petrokimia yang telah disepakati pada tahun 2019. Selain kerja sama di bidang energi, Indonesia dan Kuwait juga telah menyepakati sejumlah Nota Kesepahaman, antara lain MoU Pembentukan Komisi Bersama, MoU Kerja Sama Ekonomi dan Teknik tahun 2007, dan MoU Kerja Sama Perdagangan tahun 2007.
Indonesia Kuwait Perkuat Kemitraan Strategis Sektor Ketahanan Energi dan Akselerasi Kerja Sama Ekonomi merupakan contoh nyata kerja sama yang erat antara kedua negara. Dengan kerja sama yang kuat, kedua negara dapat menghadapi berbagai tantangan global sekaligus mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan.
Indonesia dan Kuwait juga berkomitmen untuk mengawal implementasi MoU tersebut agar dapat memberikan manfaat yang optimal bagi ketahanan energi dan hubungan bilateral kedua negara. Selain itu, kedua pihak juga sepakat untuk mendorong percepatan penyelesaian perundingan Indonesia-GCC (negara-negara anggota Dewan Kerja Sama Teluk) Free Trade Agreement, yang ditargetkan rampung pada akhir 2026.
Indonesia Kuwait Perkuat Kemitraan Strategis Sektor Ketahanan Energi dan Akselerasi Kerja Sama Ekonomi merupakan langkah yang tepat dalam memperkuat hubungan bilateral kedua negara. Dengan kerja sama yang erat, kedua negara dapat mencapai tujuan yang sama, yaitu meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan memperkuat ketahanan energi.
Dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia dan Kuwait telah melakukan berbagai upaya untuk memperkuat kerja sama bilateral. Salah satu contoh adalah penandatanganan MoU Kerja Sama Migas dan Petrokimia pada tahun 2019. MoU ini bertujuan untuk memperkuat kerja sama di bidang energi dan memperluas kerja sama bilateral.
Indonesia Kuwait Perkuat Kemitraan Strategis Sektor Ketahanan Energi dan Akselerasi Kerja Sama Ekonomi juga merupakan contoh nyata kerja sama yang erat antara kedua negara. Dengan kerja sama yang kuat, kedua negara dapat menghadapi berbagai tantangan global sekaligus mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan.
Kesimpulan dari semua ini adalah bahwa Indonesia dan Kuwait memiliki hubungan diplomatik yang kuat dan kerja sama yang erat. Indonesia Kuwait Perkuat Kemitraan Strategis Sektor Ketahanan Energi dan Akselerasi Kerja Sama Ekonomi merupakan contoh nyata kerja sama yang erat antara kedua negara.










