18/06/2026

Sosok Mahasiswi Unair Gelapkan Dana Organisasi KIP-K Rp103 Juta untuk Lunasi Pinjol dan Biaya Hidup, Rektor Unair: Masih Proses Internal

Sosok Mahasiswi Unair Gelapkan Dana Organisasi KIP-K Rp103 Juta untuk Lunasi Pinjol dan Biaya Hidup, Rektor Unair: Masih Proses Internal
Sosok Mahasiswi Unair Gelapkan Dana Organisasi KIP-K Rp103 Juta untuk Lunasi Pinjol dan Biaya Hidup, Rektor Unair: Masih Proses Internal

Hesti.id – 18 Juni 2026 | Sosok mahasiswi Unair gelapkan dana organisasi KIP-K Rp103 juta untuk lunasi pinjol dan biaya hidup menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat. Kasus ini terjadi di Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, di mana seorang mahasiswi Fakultas Vokasi diduga menggelapkan dana organisasi mahasiswa penerima Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) senilai Rp103 juta untuk kepentingan pribadi.

Menurut Rektor Unair Prof Muhammad Madyan, pihak kampus masih melakukan pemeriksaan internal terhadap mahasiswi yang diduga menggelapkan dana tersebut. Sanksi dan langkah hukum belum diputuskan, dan penyelesaian saat ini dilakukan melalui mekanisme internal kampus. Sosok mahasiswi Unair gelapkan dana organisasi KIP-K Rp103 juta untuk lunasi pinjol dan biaya hidup ini masih dalam proses pemeriksaan.

Mahasiswi yang diperiksa tersebut berinisial YIP, mahasiswa Program Studi D4 Manajemen Perkantoran Digital Fakultas Vokasi yang menjabat sebagai Menteri Keuangan Airlangga Bidik Misi Organization (AUBMO) periode 2025/2026. YIP telah mengakui kesalahan dan mengungkapkan bahwa dana tersebut digunakan untuk melunasi pinjaman online, biaya hidup, dan membiayai pengobatan orang tuanya.

Sosok mahasiswi Unair gelapkan dana organisasi KIP-K Rp103 juta untuk lunasi pinjol dan biaya hidup ini menunjukkan adanya permasalahan yang mengarah pada aspek administrasi dan tata kelola keuangan organisasi. Pihak kampus berkomitmen melakukan pembenahan administrasi, termasuk penataan mekanisme pengelolaan keuangan dan penggunaan rekening organisasi yang lebih sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

YIP menyatakan siap menanggung seluruh konsekuensi yang dijatuhkan pihak kampus atas perbuatannya. Sosok mahasiswi Unair gelapkan dana organisasi KIP-K Rp103 juta untuk lunasi pinjol dan biaya hidup ini menjadi pelajaran bagi semua mahasiswa untuk lebih transparan dan akuntabel dalam pengelolaan keuangan organisasi.

Kasus ini juga menunjukkan pentingnya pengawasan dan pengelolaan keuangan yang baik dalam organisasi mahasiswa. Sosok mahasiswi Unair gelapkan dana organisasi KIP-K Rp103 juta untuk lunasi pinjol dan biaya hidup menjadi contoh kasus yang perlu diinvestigasi dan dipelajari untuk mencegah kasus serupa di masa depan.

Penyelesaian kasus ini masih dalam proses, dan pihak kampus berharap dapat menemukan solusi yang adil dan transparan. Sosok mahasiswi Unair gelapkan dana organisasi KIP-K Rp103 juta untuk lunasi pinjol dan biaya hidup ini menjadi peringatan bagi semua mahasiswa untuk lebih bertanggung jawab dalam pengelolaan keuangan organisasi.

Related Post

Tinggalkan komentar