Hesti.id – 08 Juli 2026 | Piala Dunia 2026 menjadi saksi bisu bagi Sejarah tercipta, Romelu Lukaku menulis rekor langka dari bangku cadangan di Piala Dunia. Dalam pertandingan yang berlangsung melawan Amerika Serikat, Lukaku tampil sebagai pemain pengganti dan berhasil mencetak gol, menambah koleksi golnya di turnamen bergengsi ini. Keberhasilan ini membuatnya menjadi satu-satunya pemain yang mencetak gol di empat edisi Piala Dunia yang berbeda sebagai pemain pengganti, yaitu melawan Mesir, Selandia Baru, Senegal, dan yang terbaru, Amerika Serikat.
Belgia berhasil melangkah ke babak perempat final setelah meraih kemenangan meyakinkan dengan skor 4-1. Dalam pertandingan tersebut, Lukaku menunjukkan kualitasnya yang tak terbantahkan, membuktikan bahwa meskipun tidak bermain dari awal, dia tetap menjadi ancaman bagi lawan. Dengan tiga gol yang dicetak sebagai pemain cadangan di Piala Dunia 2026, Lukaku juga membantu Belgia mencapai rekor baru dalam kontribusi gol dari pemain pengganti, dengan total sembilan gol yang dihasilkan oleh para pengganti selama turnamen ini.
Belgia kini menjadi tim yang memiliki kontribusi gol terbanyak dari pemain pengganti dalam satu edisi Piala Dunia, melewati catatan sebelumnya. Seiring dengan keberhasilan ini, pelatih Rudi Garcia menunjukkan bahwa meskipun timnya mengalami transisi, mereka masih mampu bersaing di level tertinggi. Dengan persentase 29,2% gol yang tercipta pada 15 menit terakhir pertandingan, strategi pergantian pemain menjadi sangat vital, dan Lukaku adalah bagian penting dari strategi tersebut.
Baca juga:
Dalam konteks ini, Lukaku tidak hanya menulis sejarah untuk dirinya sendiri, tetapi juga untuk timnas Belgia. Dengan keberhasilan ini, dia menggarisbawahi pentingnya peran pemain cadangan, yang seringkali dianggap kurang berpengaruh. Hal ini juga menunjukkan bahwa Belgia memiliki senjata rahasia di bangku cadangan, yang bisa dimanfaatkan ketika pemain starter tidak memberikan kontribusi yang diharapkan.
Seiring dengan perjalanan Belgia di Piala Dunia 2026, mereka menghadapi tantangan besar di babak perempat final melawan Spanyol. Thibaut Courtois, kiper timnas Belgia, bahkan bercanda dengan anaknya agar tidak mendukung Spanyol, menambah nuansa persaingan yang sudah ada. Pertandingan ini akan menjadi pengujian bagi Belgia yang tengah dalam fase transisi, dengan harapan untuk kembali meraih sukses seperti yang mereka lakukan di edisi sebelumnya.
Dengan Lukaku di barisan depan dan para pemain muda yang siap bersinar, Belgia berusaha menunjukkan bahwa mereka masih layak diperhitungkan sebagai kandidat juara meskipun banyak yang meragukan kemampuan mereka. Sejarah tercipta, Romelu Lukaku menulis rekor langka dari bangku cadangan di Piala Dunia bukan hanya tentang gol-golnya, tetapi juga tentang bagaimana tim ini bisa bersatu dan beradaptasi dengan perubahan yang ada.











