Hesti.id – 07 Juli 2026 | Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, baru-baru ini ikut serta dalam event Rupiah Borobudur Playon 2026 yang dilaksanakan di kawasan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang. Dalam acara yang berlangsung pada Minggu (5/7/2026) ini, Luthfi Dorong kursi roda putranya di Borobudur Playon, Ahmad Luthfi: Masyarakat cinta rupiah, UMKM tumbuh dengan penuh semangat. Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong masyarakat agar lebih mencintai rupiah dan mendukung pertumbuhan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di daerah tersebut.
Event yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia Kantor Perwakilan Jawa Tengah dan didukung oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah ini dihadiri oleh sekitar 4.000 pelari dari berbagai kalangan. Para peserta dibagi dalam dua kategori, yaitu 10K dan 5K. Ahmad Luthfi menyelesaikan rute 5K sambil mendorong kursi roda putranya, Muhammad Alif Daffa, yang menunjukkan komitmennya terhadap keluarga dan masyarakat.
“Dengan kegiatan ini, masyarakat dididik untuk cinta rupiah,” ujar Luthfi. Kegiatan ini tidak hanya berfungsi sebagai ajang olahraga, tetapi juga sebagai platform untuk sosialisasi dan edukasi mengenai pentingnya mencintai mata uang rupiah sebagai identitas bangsa. Gubernur menekankan bahwa event ini sangat tepat digunakan untuk menyampaikan pesan-pesan penting kepada masyarakat.
Baca juga:
- Event ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat mengenai nilai dan fungsi rupiah.
- Gubernur Luthfi menekankan pentingnya dukungan terhadap UMKM dan komunitas melalui acara ini.
- Partisipasi pelari yang mencapai 4.000 orang menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat.
Luthfi juga menekankan bahwa olahraga lari yang kini semakin populer dapat digunakan sebagai media untuk mendorong pertumbuhan sektor pariwisata olahraga (sport tourism) di Jawa Tengah. “Ini mendukung sport tourism ini juga penting. Dampaknya UMKM bisa hidup, usaha-usaha lain hidup, komunitas-komunitas yang lain hidup,” tambahnya.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, M. Noor Nugroho, menjelaskan bahwa Rupiah Borobudur Playon 2026 adalah penyelenggaraan yang keempat kalinya. Event ini secara konsisten dimanfaatkan untuk menggerakkan perekonomian warga sekitar Candi Borobudur. “Uang pendaftaran kita sumbangkan seluruhnya kepada masyarakat di sini, sehingga ada sekitar Rp600 juta yang nanti akan kita serahkan kepada 10 desa,” ungkapnya.
Dengan berbagai program dan inisiatif yang diusung dalam acara ini, diharapkan masyarakat semakin mencintai rupiah dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal. Ahmad Luthfi, melalui aksi mendorong kursi roda putranya di Borobudur Playon, menegaskan komitmennya untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik dan berdaya saing bagi masyarakat.
Event ini diharapkan menjadi contoh bagi daerah lain dalam memanfaatkan olahraga sebagai sarana untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya ekonomi lokal dan cinta rupiah. Kegiatan seperti ini tidak hanya membawa manfaat kesehatan bagi peserta, tetapi juga memberikan dampak positif bagi perekonomian dan pengembangan UMKM di Jawa Tengah.











