6 Juli 2026

Tantri Kotak Usaha Temukan Teman yang Menipunya Sendiri

Penulis

Reksya Reksya Khairulanwar

Tantri Kotak Usaha Temukan Teman yang Menipunya Sendiri
Tantri Kotak Usaha Temukan Teman yang Menipunya Sendiri

Hesti.id – 06 Juli 2026 | Keberadaan pelaku penipuan investasi yang menyeret nama Tantri Kotak masih menjadi misteri. Vokalis band Kotak ini mengungkapkan bahwa Popi Novitasari, teman dekatnya, diduga menghilang bersama kedua anaknya setelah kasus penipuan ini mencuat. Tantri dan suaminya, Arda Naff, saat ini tengah berjuang menempuh jalur hukum untuk mencari keadilan, namun prosesnya harus dilakukan dengan hati-hati mengingat banyaknya korban yang terlibat.

“Sedang proses (hukum) karena korbannya banyak, jadi aku harus menyatukan suara dan langkah-langkah yang tepat. Kita nggak mau grusa-grusu karena ini menyangkut banyak orang,” ujar Tantri saat ditemui di Cilandak, Jakarta Selatan. Arda Naff menambahkan bahwa semua akses komunikasi dari Popi mendadak hilang, termasuk akun media sosial anak-anaknya, yang menunjukkan bahwa pelarian ini telah dipersiapkan dengan matang.

Tantri Kotak merasa sangat terpukul dengan kejadian ini. Dalam sebuah wawancara, ia mengatakan, “Kok bisa sih dia sampai setega itu?” Tantri mengaku tidak menyangka bahwa kepercayaan yang diberikan kepada sahabatnya itu berujung pada pengkhianatan. Ia dan banyak orang lainnya menjadi korban penipuan berkedok investasi yang diperkirakan merugikan total hampir Rp 10 miliar.

Lebih menyedihkannya lagi, salah satu korban yang terkena dampak adalah teman Tantri yang sedang berjuang melawan kanker. Temannya tersebut mengandalkan keuntungan dari investasi yang dijanjikan untuk melanjutkan pengobatan, namun malah ditipu. “Yang paling menyedihkan buat aku dan aku tergerak banget untuk ngomong, temanku ini harus berobat kanker. Harusnya kemarin tanggal 26 berangkat karena dijanjikan profit dari benefit investasi ini,” jelas Tantri.

Saat berbicara tentang dampak psikologis, Tantri menyatakan, “Psikologis kita pasti keganggu. Kayak nggak percaya aja gitu, ini benar nggak? Ini benar nggak?” Meskipun merasa sangat tertekan, Tantri berusaha untuk tetap kuat demi keluarganya, terutama anak-anaknya. Ia juga menyatakan harapannya bahwa meskipun uangnya mungkin tidak akan kembali, ia yakin Tuhan akan memberikan penggantinya dengan cara yang lebih baik.

Proses hukum yang sedang dijalani oleh Tantri dan para korban lain harus berlangsung dengan hati-hati, agar bisa menjangkau semua yang terlibat. Tantri juga berharap agar cerita ini bisa menjadi pelajaran bagi orang lain untuk tidak mudah percaya pada investasi yang menjanjikan keuntungan yang terlalu baik untuk menjadi kenyataan. Dengan kata lain, Tantri Kotak masih mencari keberadaan pelaku yang telah menipunya, dan bertekad agar keadilan bisa ditegakkan.

Related Post

Tinggalkan komentar