Hesti.id – 04 Juli 2026 | Pada pergelaran FIFA World Cup 2026, Harry Souttar menjadi salah satu pahlawan Australia saat mereka menghadapi Mesir di babak 32 besar. Pertandingan yang berlangsung di Dallas Stadium pada 3 Juli 2026 ini berakhir imbang 1-1 setelah waktu normal dan perpanjangan waktu, memaksa kedua tim untuk menentukan nasib mereka melalui adu penalti.
Mesir membuka skor lebih dulu berkat gol Emam Ashour pada menit ke-13, yang memanfaatkan umpan dari Karim Hafez. Australia berjuang untuk menyamakan kedudukan, namun Mesir menunjukkan pertahanan yang solid di babak pertama. Namun, momentum berubah setelah jeda. Pada menit ke-55, Mohamed Hany dari Mesir mencetak gol bunuh diri, memberikan Australia kesempatan untuk menyamakan kedudukan.
Harry Souttar, yang bermain di lini belakang, menunjukkan penampilan yang luar biasa dengan beberapa blok penting. Salah satunya adalah saat ia menghalau tembakan berbahaya dari Haissem Hassan di akhir waktu tambahan. Keberanian dan keterampilan Souttar sangat membantu Australia untuk tetap bertahan dalam pertandingan yang ketat ini.
Baca juga:
Setelah 120 menit yang penuh ketegangan, kedudukan tetap 1-1, dan kedua tim bersiap untuk adu penalti. Pelatih Australia, Tony Popovic, mengambil risiko besar dengan mengganti kiper Patrick Beach dengan Mat Ryan, berharap pengalaman Ryan dapat menjadi kunci keberhasilan dalam adu penalti.
Dalam adu penalti, Australia akhirnya berhasil mengalahkan Mesir dan melanjutkan perjalanan mereka di turnamen. Keberhasilan ini menjadi pencapaian penting bagi Harry Souttar dan rekan-rekannya, yang berusaha untuk melangkah lebih jauh di kompetisi yang bergengsi ini.
Dengan hasil ini, Australia akan berhadapan dengan Argentina atau Cape Verde di babak 16 besar. Penampilan Harry Souttar di pertandingan ini menunjukkan betapa pentingnya peran seorang bek dalam menjaga pertahanan tim, serta memberikan inspirasi bagi rekan-rekannya untuk tampil lebih baik di laga-laga selanjutnya.










