Hesti.id – 02 Juli 2026 | Psykolog Lita Gading minta Raffi Ahmad agar tidak menyalahgunakan kekuasaan, dalam konteks penunjukan Mufli Budi Ananda sebagai komisaris PT Krakatau Posco. Lita Gading Minta Raffi Ahmad Tak Salahgunakan Kekuasaan,Singgung KKN: Kau Renggut Lahan Kerja [titlebase]. Dalam sebuah unggahan video di Instagram, Lita mengungkapkan keprihatinan terhadap praktik yang dinilai merugikan masyarakat luas.
Kasus ini muncul setelah Mufli, yang dikenal sebagai asisten pribadi Raffi Ahmad, ditunjuk untuk posisi penting di PT Krakatau Posco. Penunjukan ini menuai kontroversi dan memicu berbagai reaksi di media sosial. Lita Gading, dalam pernyataannya, menekankan bahwa posisi yang diperoleh oleh orang-orang terdekat Raffi Ahmad seharusnya tidak mengorbankan kesempatan kerja bagi orang lain.
“Heh Raffi, stop ya. Adik sudah, ipar sudah, famili sudah, asisten sudah, tinggal tetangga kalian belum,” ungkap Lita, menunjukkan heran akan penunjukan orang-orang terdekat dalam posisi yang strategis. Ia memperingatkan Raffi agar tidak menggunakan kekuasaan yang dimiliki untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu.
Baca juga:
Lita juga menegaskan bahwa kekuasaan seharusnya digunakan untuk kebaikan dan bukan untuk merugikan orang lain. Ia mengingatkan bahwa tindakan yang salah dapat berujung pada konsekuensi yang serius, termasuk potensi kehilangan kepercayaan dari masyarakat.
Dalam konteks ini, Lita Gading Minta Raffi Ahmad Tak Salahgunakan Kekuasaan,Singgung KKN: Kau Renggut Lahan Kerja [titlebase], mengingatkan publik tentang pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengambilan keputusan, terutama yang melibatkan posisi strategis di perusahaan besar.
“Ingat, jangan mempergunakan kekuasaan dan kepercayaan penguasamu, karena apa? Ingat azab, ingat itu,” tegas Lita dalam video yang menjadi viral tersebut. Ia berharap agar Raffi Ahmad dan orang-orang di sekelilingnya bisa lebih bijaksana dalam menggunakan kekuasaan yang ada.
Menanggapi kritik ini, Raffi Ahmad belum memberikan pernyataan resmi. Namun, situasi ini menunjukkan adanya ketegangan dalam hubungan antara tokoh publik dan masyarakat, terutama terkait isu-isu keadilan sosial dan kesempatan kerja. Publik tampaknya semakin kritis terhadap praktik KKN (Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme) yang masih ada di berbagai sektor.
Dalam perkembangan lain, Lita Gading juga mengungkapkan kekhawatirannya mengenai dampak dari praktik-praktik yang dianggap merugikan ini terhadap masyarakat luas. Dia percaya bahwa semua orang berhak mendapatkan kesempatan yang sama tanpa harus terhambat oleh hubungan pribadi atau nepotisme.
Melihat situasi ini, penting bagi kita untuk terus mengawasi dan mempertanyakan setiap keputusan yang diambil oleh mereka yang berada di posisi kekuasaan, agar keadilan dan kesempatan kerja bagi semua tetap terjaga. Lita Gading Minta Raffi Ahmad Tak Salahgunakan Kekuasaan,Singgung KKN: Kau Renggut Lahan Kerja [titlebase] adalah pengingat bahwa kita semua memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa praktik yang adil diutamakan dalam setiap aspek kehidupan, termasuk di dunia kerja.











