Hesti.id – 02 Juli 2026 | Dalam insiden yang mengejutkan, 2 Anggota IRGC Tewas, 2 Lainnya Terluka dalam Aksi “Teror” di Kermanshah, Iran Barar, terjadi di Kabupaten Paveh, Provinsi Kermanshah, pada Senin malam (29/6). Serangan ini terjadi di dekat perbatasan Iran dengan Irak dan telah dikategorikan oleh pihak berwenang sebagai aksi terorisme.
Menurut laporan dari IRIB, stasiun penyiaran negara Iran, penembakan dilakukan oleh sekelompok pria bersenjata yang tidak diketahui identitasnya, yang melepaskan tembakan ke arah pintu masuk sebuah rumah. Akibat serangan tersebut, dua anggota Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) tewas dan dua lainnya mengalami luka-luka.
Humas IRGC di Provinsi Kermanshah menyatakan bahwa penyelidikan sedang dilakukan untuk mengidentifikasi pelaku dan memahami kondisi seputar penembakan tersebut. Hingga kini, belum ada kelompok yang mengklaim tanggung jawab atas serangan ini, namun tindakan tersebut dianggap sebagai “aksi teroris pengecut”.
Baca juga:
Serangan ini bukanlah yang pertama kali terjadi di Iran. Sebelumnya, pada Rabu (1/7), seorang anggota kepolisian Iran juga tewas dalam serangan bersenjata di Provinsi Sistan dan Baluchestan. Kejadian-kejadian ini menunjukkan peningkatan kekerasan di berbagai wilayah Iran, yang berpotensi memperburuk situasi keamanan dalam negeri.
Di tengah ketegangan yang meningkat, konflik internal antara para pemimpin sipil Iran dan IRGC juga semakin mendalam. Presiden Masoud Pezeshkian berusaha untuk memprioritaskan pemulihan ekonomi dan mencairkan dana yang dibekukan, sementara IRGC lebih fokus pada penguasaan wilayah strategis seperti Selat Hormuz. Perbedaan prioritas ini dapat memperburuk ketegangan politik di dalam negeri dan berpotensi berdampak pada hubungan dengan negara-negara asing, terutama Amerika Serikat.
Dengan tewasnya 2 Anggota IRGC Tewas, 2 Lainnya Terluka dalam Aksi “Teror” di Kermanshah, Iran Barar, masyarakat Iran semakin khawatir tentang keselamatan dan stabilitas negara. Otoritas keamanan diharapkan dapat segera mengambil tindakan yang diperlukan untuk menangkap para pelaku dan mencegah insiden serupa terulang di masa depan.
Insiden ini menjadi pengingat akan tantangan yang dihadapi Iran dalam menjaga keamanan di tengah berbagai ancaman, baik dari dalam maupun luar. Dengan situasi yang semakin memanas, penting bagi pemerintah untuk merespons secara tepat dan efektif demi melindungi warga sipil.











