Hesti.id – 01 Juli 2026 | PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk telah menunjukkan komitmennya dalam membangun ekosistem talenta digital melalui Program Innovillage Telkom Sudah Cetak Ribuan Inovator Muda dari 22 Provinsi. Program ini adalah bagian dari inisiatif Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang berfokus pada inovasi dan kolaborasi untuk menciptakan dampak yang berkelanjutan bagi masyarakat.
Memasuki tahun keenam, Innovillage berkolaborasi dengan Telkom University untuk mengusung tema “Bersama Jadi Bisa”. Program ini tidak hanya berfungsi sebagai kompetisi inovasi sosial, tetapi juga sebagai wadah untuk mengembangkan kapasitas talenta digital muda. Peserta diajak untuk merancang dan mengimplementasikan solusi berbasis teknologi yang dapat memenuhi kebutuhan masyarakat.
Sejalan dengan penyelenggaraan tahun ini, Innovillage memperkenalkan Industrial & Social Innovation Ecosystem Forum. Forum ini menjadi ajang kolaborasi antara akademisi, pelaku industri, pemerintah, komunitas, dan talenta digital muda. Tujuannya adalah untuk memperkuat sinergi dalam pengembangan inovasi berbasis teknologi yang bisa memberikan dampak nyata bagi masyarakat, serta mendukung percepatan transformasi digital di Indonesia.
Baca juga:
Tahun ini, Program Innovillage Telkom Sudah Cetak Ribuan Inovator Muda dari 22 Provinsi dengan lebih dari 10.664 talenta digital yang terlibat. Program ini berhasil menghasilkan 878 inovasi yang telah diimplementasikan, memfasilitasi 1.281 sertifikasi pengembangan kompetensi mahasiswa, dan memberikan manfaat kepada 39.084 penerima manfaat dari 22 provinsi di Indonesia.
Inovasi yang dihasilkan mencakup isu strategis seperti pendidikan inklusif, ketahanan pangan, kesehatan, pelestarian lingkungan, pemberdayaan UMKM dan perempuan, serta pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk menjawab tantangan pembangunan di berbagai daerah.
Riza A.N. Rukmana, Vice President IT Digital Governance & Quality Telkom, menyampaikan bahwa pengembangan talenta digital adalah fondasi penting untuk memperkuat daya saing bangsa di tengah perkembangan teknologi yang pesat. “Melalui Innovillage, TelkomGroup ingin membuka ruang kolaborasi bagi generasi muda untuk menciptakan inovasi sosial berbasis teknologi yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat,” tuturnya.
Program Innovillage juga berfungsi sebagai sarana bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan berpikir kritis dan berkolaborasi lintas disiplin. Dengan pendekatan ini, Telkom berharap lebih banyak talenta digital muda yang tidak hanya memiliki kompetensi teknologi, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan yang berkontribusi terhadap pembangunan sosial dan ekonomi nasional.
Ke depan, TelkomGroup berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Ini bertujuan untuk memperluas dampak Program Innovillage Telkom Sudah Cetak Ribuan Inovator Muda dari 22 Provinsi dan memperkokoh ekosistem inovasi digital nasional. Dengan semangat akselerasi transformasi digital Indonesia, Telkom optimis bahwa pengembangan talenta digital yang berkelanjutan akan melahirkan inovator masa depan yang mampu meningkatkan daya saing bangsa serta menciptakan nilai tambah bagi masyarakat, industri, dan negara.











