Hesti.id – 01 Juli 2026 | JAKARTA, JOURNALARTA.COM – Bocoran iPhone 18 Pro Max A20 2nm Baterai 5100mAh Kamera 48MP mulai ramai dibicarakan setelah informasi terbaru muncul pada 1 Juli 2026. Apple dikabarkan akan meluncurkan model terbarunya ini pada bulan September 2026, dengan sejumlah peningkatan signifikan dalam hal performa dan fitur.
Jika bocoran ini benar, iPhone 18 Pro Max akan menghadirkan chip A20 Pro yang menggunakan teknologi fabrikasi 2nm dari TSMC. Chip ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja hingga 15% dan mengurangi konsumsi daya sebesar 30% dibandingkan dengan pendahulunya, A19 Pro. Meskipun Apple belum mengonfirmasi informasi ini, jika terbukti, ini akan menjadi salah satu inovasi terbesar dalam sejarah iPhone.
RAM pada iPhone 18 Pro Max juga diperkirakan akan meningkat menjadi 12GB LPDDR6, yang tentunya akan memberikan pengalaman multitasking yang lebih baik. Kapasitas RAM yang lebih besar ini akan sangat berguna bagi pengguna yang sering melakukan editing video atau menggunakan aplikasi berbasis AI yang memproses data langsung di perangkat.
Baca juga:
Layar iPhone 18 Pro Max dikabarkan masih mengusung dimensi besar, yaitu 6,9 inci LTPO OLED dengan refresh rate yang bervariasi antara 1-120Hz. Puncak kecerahan layar bahkan dapat mencapai 3.000 nits. Menariknya, fitur Dynamic Island yang ada pada model sebelumnya akan diperkecil sekitar 35%, karena sistem Face ID kemungkinan akan dipindahkan ke bawah layar, memberikan tampilan yang lebih bersih dan modern.
Di sektor kamera, bocoran iPhone 18 Pro Max menyebutkan bahwa perangkat ini akan dilengkapi dengan kamera utama 48MP dengan bukaan lensa variabel antara f/1.4 hingga f/2.4. Fitur ini sangat jarang ditemukan di smartphone lain, dan akan memungkinkan pengguna untuk mendapatkan efek bokeh yang lebih alami dan performa yang lebih baik dalam kondisi pencahayaan rendah.
Kamera telephoto juga diperkirakan akan mengalami peningkatan, dengan resolusi 48MP periscope yang mampu melakukan zoom optik hingga 6x, lengkap dengan teleconverter. Untuk selfie, kamera depan juga akan ditingkatkan menjadi 24MP. Selain itu, perekaman video dijadwalkan mendukung ProRes 8K dan mode Cinematic baru, menjadikan perangkat ini sangat sesuai untuk konten kreator.
Sisi baterai juga tak kalah menarik. Kapasitas baterai iPhone 18 Pro Max akan berkisar antara 5.100 hingga 5.200 mAh, yang merupakan yang terbesar dalam sejarah iPhone Pro Max. Dengan klaim daya tahan hingga 40 jam untuk penggunaan standar, ini menunjukkan bahwa Apple tampak serius dalam meningkatkan efisiensi serta kapasitas daya. Pengisian daya juga diprediksi akan meningkat menjadi 40W melalui USB-C, dengan klaim bahwa 50% dari kapasitas baterai dapat terisi dalam waktu 25 menit.
Bodi perangkat ini dikabarkan sedikit lebih tebal, sekitar 8,8 mm, untuk mengakomodasi baterai yang lebih besar dan sistem pendingin vapor cooling. Hal ini akan sangat bermanfaat bagi pengguna yang aktif dalam merekam video, bermain game, atau bekerja menggunakan ponsel.
Untuk pasar Indonesia, harga iPhone 18 Pro Max diperkirakan akan dimulai dari Rp24.999.000 hingga Rp25.999.000 untuk varian 256GB. Untuk varian 512GB, harga bisa mencapai Rp28.999.000 hingga Rp29.999.000, sedangkan untuk model 1TB dan 2TB, harga diperkirakan akan menembus angka Rp34 juta hingga Rp40 juta lebih.
Rilis global diprediksi akan berlangsung pada September 2026, sementara kehadirannya di Indonesia diperkirakan akan menyusul pada Oktober hingga November 2026. Ada juga bocoran mengenai warna baru bernama Dark Cherry yang akan menjadi salah satu identitas desain tahun ini.
Selain itu, sejumlah spesifikasi lain yang beredar mencakup modem Apple C2 untuk konektivitas 5G satelit, Wi-Fi 7, Bluetooth 6, dan storage maksimal 2TB. Meskipun semua informasi ini masih dalam tahap bocoran, pola upgrade yang terlihat menunjukkan bahwa Apple sedang bersiap untuk meluncurkan seri Pro Max yang jauh lebih agresif dari sebelumnya.
Dengan semua fitur baru yang ditawarkan, pertanyaan yang muncul adalah apakah semua inovasi ini sepadan dengan harga yang semakin tinggi. Bagi sebagian orang, chip 2nm dan baterai 5.100 mAh bisa menjadi alasan kuat untuk menunggu. Namun, bagi yang lain, harga tetap menjadi faktor penentu utama.











