Hesti.id – 30 Juni 2026 | TANGERANG — Dalam upaya meningkatkan kepercayaan pasar, Kepala BPJH sebut sertifikasi halal tingkatkan kepercayaan pasar menjadi hal yang semakin penting bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Ahmad Haikal Hasan, Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), menyampaikan pernyataan ini di Kota Tangerang, Banten, pada hari Senin, setelah menyerahkan sebanyak 5.000 sertifikat halal kepada UMKM yang dibina oleh PT Gajah Tunggal.
“Nilai halal memiliki potensi ekonomi yang sangat besar. Dengan sertifikat halal, produk UMKM dapat menjangkau pasar yang lebih luas dan sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan,” ungkap Haikal.
Penekanan tersebut sejalan dengan kebijakan pemerintah yang berupaya mendorong UMKM untuk naik kelas. Banyak pelaku usaha kecil masih menghadapi berbagai tantangan, seperti akses legalitas, kualitas produksi, kemasan, hingga kemampuan untuk menembus jaringan distribusi modern. Dalam konteks ini, sertifikasi halal menjadi salah satu jalan yang paling terlihat, karena sangat berkaitan dengan kepercayaan konsumen.
Baca juga:
Haikal menjelaskan bahwa sertifikasi halal merupakan langkah strategis untuk meningkatkan daya saing produk. Ia menganggap sertifikat halal bukan hanya sekadar label, melainkan sebagai bukti komitmen pelaku usaha dalam menjaga standar produksi. Bagi konsumen, label halal mengurangi keraguan, sementara bagi produsen, hal ini membuka akses ke pasar yang lebih luas.
Secara praktis, manfaat sertifikasi halal terasa di berbagai sektor. UMKM yang telah mendapatkan sertifikat halal lebih mudah memenuhi permintaan pasar modern, terutama di sektor makanan, minuman, kosmetik, dan produk olahan lainnya yang sensitif terhadap bahan baku dan proses produksi. Di saat konsumen semakin selektif, label halal sering menjadi faktor pembeda yang menentukan pilihan mereka.
Bagi daerah seperti Kota Tangerang, penguatan UMKM memiliki dampak ekonomi yang signifikan. UMKM menyerap tenaga kerja, mendistribusikan pendapatan ke rumah tangga, dan menjaga aktivitas ekonomi lokal tetap berputar. Jika akses pasar mereka semakin luas, efek positifnya akan lebih besar. Penjualan meningkat, produksi bertumbuh, dan kebutuhan bahan baku dari pemasok lokal juga akan terangkat.
Haikal tidak merinci target berikutnya, namun penyerahan 5.000 sertifikat halal menunjukkan dukungan besar bagi pelaku usaha binaan. Jumlah tersebut juga menggambarkan bahwa proses sertifikasi halal kini telah memasuki fase yang lebih masif dan bukan sekadar program kecil-kecilan.
Wakil Wali Kota Tangerang, Maryono Hasan, memberikan apresiasi kepada PT Gajah Tunggal yang telah memfasilitasi penerbitan sertifikat halal. Menurutnya, langkah ini menunjukkan sinergi nyata antara industri dan pemerintah dalam memperkuat kapasitas pelaku usaha lokal.
Maryono menekankan pentingnya penguatan UMKM untuk menjaga pertumbuhan ekonomi daerah. Sektor ini berkontribusi signifikan dalam menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan memperkuat ekonomi lokal. Pemerintah Kota Tangerang berkomitmen untuk memberikan kemudahan agar pelaku usaha bisa bersaing dari segi kualitas produk, legalitas, dan akses pasar.
“Kami ingin UMKM Kota Tangerang terus berkembang dan naik kelas. Berbagai kemudahan akan terus kami hadirkan agar para pelaku usaha memiliki kemampuan bersaing,” kata Maryono.
Maryono juga berharap bahwa kepemilikan sertifikat halal dapat mendorong pelaku UMKM untuk menjaga standar produksi, berinovasi, dan memanfaatkan kanal pemasaran digital. Pasar digital semakin penting, dan produk yang rapi, legal, serta memiliki identitas jelas lebih mudah bersaing di etalase daring yang padat pilihan. Dengan memanfaatkan jalur tersebut, jangkauan pasar UMKM tidak lagi terbatas pada lingkungan sekitar, tetapi dapat menjangkau kota lain, jaringan ritel, bahkan pasar ekspor.
Di Indonesia, sertifikat halal memiliki bobot ekonomi yang besar, mengingat mayoritas konsumen memperhitungkan status halal. Ketika status halal jelas, biaya pencarian informasi bagi pembeli menurun, dan produsen pun mendapatkan keuntungan reputasi yang dapat meningkatkan peluang penjualan.
Dengan kolaborasi antara pemerintah, industri, dan pelaku usaha, UMKM diharapkan dapat menjadi kekuatan utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Kota Tangerang. 5.000 sertifikat halal yang diberikan menjadi langkah signifikan dalam memperkuat ekonomi lokal.











