30 Juni 2026

Bupati Barru Cek Progres Sekolah Rakyat Permanen untuk Peresmian 20 Juli

Penulis

Mariabella La Fierza

Bupati Barru Cek Progres Sekolah Rakyat Permanen untuk Peresmian 20 Juli
Bupati Barru Cek Progres Sekolah Rakyat Permanen untuk Peresmian 20 Juli

Hesti.id – 30 Juni 2026 | Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, melakukan tinjauan langsung terhadap progres pembangunan Sekolah Rakyat Permanen yang terletak di Desa Lawallu, Kecamatan Soppeng Riaja pada Senin (29/6/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan proyek strategis nasional tersebut menjelang peresmian yang direncanakan oleh Presiden Republik Indonesia pada 20 Juli 2026.

Dalam kunjungannya, Bupati Barru didampingi oleh Wakil Bupati Barru, Abustan A. Bintang, serta pejabat dari Forkopimda, anggota DPRD Barru, Sekretaris Daerah, dan beberapa kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Peninjauan ini menjadi penting untuk memastikan bahwa semua aspek pembangunan berjalan sesuai rencana.

Di lokasi, rombongan melakukan pengecekan terhadap berbagai fasilitas yang sedang dibangun, termasuk ruang kelas untuk tingkat SD, SMP, dan SMA, asrama siswa, rumah susun bagi guru, dapur umum, kantin, gedung serbaguna, lapangan upacara, dan fasilitas olahraga lainnya.

Bupati aktif berdialog dengan Koordinator Sekolah Rakyat Wilayah Barru, Ardian Saputra, untuk mendapatkan update mengenai perkembangan proyek. Ardian menyampaikan bahwa progres pembangunan telah mencapai sekitar 86 persen dengan deviasi hanya 3 persen. Struktur utama bangunan telah selesai, dan saat ini fokus pengerjaan berada pada tahap finishing.

“Kendala yang terkait dengan material dan distribusi logistik telah teratasi, dan kami sekarang berusaha mengejar penyelesaian agar semua siap sebelum 20 Juli,” ungkap Ardian. Ia juga menjelaskan bahwa kawasan Sekolah Rakyat akan dilengkapi dengan delapan asrama, termasuk empat untuk siswa SD, dua untuk SMP, dan dua untuk SMA.

Selain itu, sekolah ini akan memiliki fasilitas dapur umum terpusat, kantin, gedung serbaguna, sistem CCTV terintegrasi, serta berbagai sarana olahraga. Bupati Barru menegaskan pentingnya semua bangunan, terutama ruang kelas, siap digunakan pada tanggal peresmian. “Kami ingin memastikan semua fasilitas berfungsi dengan baik sebelum anak-anak masuk sekolah,” ujarnya.

Dalam diskusinya, Bupati juga menekankan pentingnya kualitas pekerjaan yang dilakukan. Ia meminta agar tidak ada yang ditutup-tutupi dan jika masih ada yang kurang, agar segera diperbaiki. “Yang kita inginkan bukan hanya tepat waktu, tetapi juga kualitas bangunan harus terjamin,” tegasnya.

Bupati Barru juga memberikan arahan kepada Kepala Sekolah Rakyat, Haris, untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap semua hasil pembangunan sebelum diterima. “Jangan diterima dulu jika masih ada yang kurang. Semua harus diteliti agar saat anak-anak masuk, semuanya siap digunakan,” tambahnya.

Kapolres Barru, Ananda Fauzi Harahap, juga menanyakan mengenai penambahan tenaga kerja untuk mempercepat pembangunan. Ardian menegaskan bahwa penambahan pekerja dilakukan tanpa mengorbankan standar mutu konstruksi. Sementara itu, Kajari Barru, Erik Yudistira, mengingatkan pentingnya aspek administrasi dan legalitas aset Sekolah Rakyat, dan Bupati meminta agar koordinasi dengan Badan Pertanahan Nasional segera diselesaikan.

Bupati juga menyampaikan bahwa Sekolah Rakyat Barru akan menerima sekitar 60 calon siswa dari Kabupaten Pangkep. Rincian jumlah tersebut terdiri dari 30 siswa SD dan 30 siswa SMP. Rencana tersebut bertujuan untuk mendukung program rintisan Sekolah Rakyat di daerah tersebut.

Lebih lanjut, Bupati mengungkapkan bahwa taruna dari Akademi Militer akan hadir pada awal Agustus untuk memberikan pembinaan kedisiplinan kepada siswa. Kegiatan ini juga akan mencakup pemeriksaan kesehatan dan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah sebelum tahun ajaran baru dimulai.

Menutup peninjauan, Bupati Barru mengungkapkan optimisme bahwa Sekolah Rakyat di Kabupaten Barru akan menjadi salah satu sekolah terbaik di Indonesia. Ia berharap sekolah ini dapat membuka akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. “Alhamdulillah, kami berharap sekolah ini memberikan manfaat besar bagi masyarakat Barru,” tutupnya sambil mengingatkan pentingnya tanggung jawab bersama dalam pengawasan pembangunan.

Related Post

Tinggalkan komentar