Hesti.id – 24 Juni 2026 | Bawa ompreng hingga panci, Aliansi Perempuan Indonesia demo tuntut pemerintah setop program MBG. Aksi demonstrasi ini dilakukan sebagai bentuk protes terhadap keputusan pemerintah untuk menghentikan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Para demonstran, yang sebagian besar adalah ibu-ibu, membawa berbagai atribut seperti ompreng dan panci sebagai simbol dukungan terhadap program MBG.
Menurut mereka, program MBG sangat membantu masyarakat, terutama ibu-ibu yang memiliki anak-anak yang membutuhkan gizi yang cukup. Mereka juga menyoroti bahwa program MBG tidak hanya memberikan manfaat bagi para penerima bantuan, tetapi juga berdampak positif terhadap sektor pertanian dan roda perekonomian masyarakat.
Para demonstran juga menuntut agar pemerintah tidak menghentikan program MBG, melainkan memperbaiki dan meningkatkan kualitas program tersebut. Mereka berharap bahwa pemerintah dapat memahami kebutuhan masyarakat dan memberikan perhatian yang lebih serius terhadap program MBG.
Baca juga:
Bawa ompreng hingga panci, Aliansi Perempuan Indonesia demo tuntut pemerintah setop program MBG, merupakan aksi yang menarik perhatian masyarakat. Aksi ini menunjukkan bahwa masyarakat peduli terhadap program MBG dan ingin agar program tersebut terus berjalan.
Program MBG sendiri merupakan salah satu program unggulan pemerintah yang bertujuan untuk memberikan makanan bergizi kepada anak-anak yang membutuhkan. Program ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas hidup anak-anak dan memberikan mereka kesempatan yang lebih baik untuk tumbuh dan berkembang.
Bawa ompreng hingga panci, Aliansi Perempuan Indonesia demo tuntut pemerintah setop program MBG, merupakan contoh aksi masyarakat yang peduli terhadap program MBG. Aksi ini menunjukkan bahwa masyarakat ingin agar program MBG terus berjalan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Kesimpulan dari aksi demonstrasi ini adalah bahwa masyarakat sangat peduli terhadap program MBG dan ingin agar program tersebut terus berjalan. Mereka berharap bahwa pemerintah dapat memahami kebutuhan masyarakat dan memberikan perhatian yang lebih serius terhadap program MBG.











