Hesti.id – 18 Juni 2026 | Pasar saham AS mengalami kenaikan pada hari Kamis karena harga minyak yang jatuh dan kenaikan pada perusahaan semikonduktor membantu memulihkan pasar dari penurunan sebelumnya yang dipimpin oleh Federal Reserve. Investor menilai kesepakatan baru antara AS dan Iran sambil mempertimbangkan kemungkinan kenaikan suku bunga pada tahun 2026.
Indeks S&P 500 naik sekitar 1%, sedangkan NASDAQ Composite naik sekitar 1,3%. Dow Jones Industrial Average menambah lebih dari 250 poin. Data pasar sebelumnya menunjukkan tiga indeks saham AS maju sekitar 0,7% hingga 0,9%.
Harga minyak jatuh setelah AS dan Iran menandatangani kesepakatan sementara yang bertujuan memperpanjang gencatan senjata di Timur Tengah. Kesepakatan tersebut memberi kedua belah pihak 60 hari tambahan untuk bernegosiasi mencapai kesepakatan akhir. Kapal tanker juga telah memulai kembali pergerakan melalui Selat Hormuz.
Baca juga:
Minyak mentah AS West Texas Intermediate jatuh sekitar 3% menjadi sekitar $74 per barel. Minyak mentah Brent diperdagangkan sekitar $77, mendekati level pra-perang sekitar $72,50. Harga energi yang lebih rendah juga mendorong harga bensin rata-rata AS di bawah $4 per galon.
Penurunan ini memudahkan beberapa kekhawatiran tentang inflasi yang dipicu energi. Namun, pedagang tetap berhati-hati tentang seberapa lama kesepakatan tersebut akan bertahan dan apakah kedua pemerintah dapat mencapai kesepakatan yang langgeng.
Seorang strategi pasar mengatakan bahwa kesepakatan tersebut "sepertinya mengambil alih" reaksi negatif terhadap Federal Reserve. Komentar tersebut menunjukkan bahwa pedagang memberikan bobot lebih pada harga minyak yang lebih rendah, meskipun hasil akhir dari negosiasi masih tidak pasti.
Saham Intel melompat antara 7% dan 10% setelah Presiden Donald Trump mengatakan bahwa Apple akan bekerja sama dengan produsen chip pada desain dan produksi semikonduktor di AS. Pengumuman tersebut meningkatkan harapan bahwa Intel dapat memperoleh lebih banyak pekerjaan dari perusahaan teknologi besar.
Saham chip lainnya juga maju. Saham NVIDIA naik lebih dari 1%, sedangkan Micron Technology dan Marvell Technology naik lebih dari 5%. Indeks Semikonduktor Philadelphia naik sekitar 4,6% dan mencapai rekor, sedangkan dana perdagangan semikonduktor utama menambah lebih dari 5%.
Gene Munster menggambarkan kesepakatan Apple sebagai "pengakuan" yang dapat menempatkan Intel kembali di antara perusahaan teknologi terkemuka. Namun, kesepakatan tersebut tidak mengungkapkan syarat-syarat keuangan, jadwal produksi, dan volume chip yang diharapkan.
Saham teknologi mendukung pasar yang lebih luas, dengan sektor teknologi S&P 500 naik sekitar 1,6%. Industri juga naik karena delapan dari sebelas sektor utama indeks naik.
Investor menilai proyeksi suku bunga Fed yang hawkish. Saham jatuh tajam pada hari Rabu setelah Federal Reserve mempertahankan suku bunga tetap tetapi merilis proyeksi yang menunjukkan bahwa sembilan dari 18 pejabat mengharapkan suku bunga naik pada tahun 2026. Proyeksi tersebut meningkatkan kekhawatiran bahwa pejabat kebijakan dapat mengencangkan kebijakan moneter untuk mengendalikan inflasi.
Ketua baru Kevin Warsh tidak mengajukan perkiraan suku bunga individual. Selama konferensi persnya, ia berulang kali merujuk pada kebutuhan akan stabilitas harga. Pedagang memandang bahasa tersebut sebagai hawkish, meskipun pejabat tampaknya terbagi atas langkah kebijakan berikutnya.
Seorang strategi mengatakan bahwa Fed telah "merusak suasana hati" dengan proyeksi yang diperbarui. Ia juga mencatat bahwa hanya sekitar setengah dari pejabat mendukung suku bunga yang lebih tinggi, meningkatkan keraguan tentang apakah bank sentral memiliki kesepakatan yang cukup untuk menghasilkan kenaikan.
Harga pasar menunjukkan kemungkinan kenaikan suku bunga pada September meningkat tajam setelah pertemuan. Perkiraan bervariasi antara 50% dan 64%, dibandingkan dengan sekitar 27% hingga 29% sebelum pengumuman.
Accenture dan Kroger jatuh saat klaim pengangguran menurun. Accenture jatuh hampir 16% setelah memotong ujung atas perkiraan pendapatan tahunannya. Cognizant dan IBM juga turun, sedangkan Kroger jatuh lebih dari 6% setelah melaporkan laba kuartalan yang lebih lemah dari yang diharapkan.
Sementara itu, klaim pengangguran mingguan menurun karena pemutusan hubungan kerja tetap rendah. Data tersebut menunjuk pada pasar tenaga kerja yang stabil, meskipun kekuatan tersebut dapat memberi Federal Reserve lebih banyak ruang untuk menjaga biaya pinjaman tetap tinggi.
Jefferies Financial Group juga menghadapi penurunan peringkat broker setelah naik 51% pada kuartal saat ini. Analis tersebut menaikkan target harga tetapi mengatakan bahwa sebagian besar outlook positif tampaknya sudah tercermin dalam harga saham.
Aktivitas perdagangan dapat tetap volatil karena kadaluarsa kuartalan dari derivatif saham dan indeks. Selain itu, pasar AS akan tutup pada hari Jumat untuk liburan Juneteenth.
Kesimpulan, US Stock Market Today Wall Street Climbs as Lower Oil Prices and Intel Gains Offset Hawkish Fed Signals menunjukkan bahwa pasar saham AS mengalami kenaikan karena harga minyak yang jatuh dan kenaikan pada perusahaan semikonduktor, sehingga memulihkan pasar dari penurunan sebelumnya. US Stock Market Today Wall Street Climbs as Lower Oil Prices and Intel Gains Offset Hawkish Fed Signals juga menunjukkan bahwa investor menilai kesepakatan baru antara AS dan Iran serta kemungkinan kenaikan suku bunga pada tahun 2026. US Stock Market Today Wall Street Climbs as Lower Oil Prices and Intel Gains Offset Hawkish Fed Signals merupakan contoh bahwa pasar saham dapat berubah dengan cepat dan tidak terduga, sehingga investor harus selalu waspada dan memantau perkembangan pasar.











