3 Juli 2026

Samsung Galaxy A18 Siap Beralih dari Exynos ke MediaTek dan Snapdragon

Penulis

Reksya Reksya Khairulanwar

Samsung Galaxy A18 Siap Beralih dari Exynos ke MediaTek dan Snapdragon
Samsung Galaxy A18 Siap Beralih dari Exynos ke MediaTek dan Snapdragon

Hesti.id – 03 Juli 2026 | Samsung Galaxy A18 dikabarkan akan mengganti chip Exynos dengan MediaTek dan Snapdragon. Setelah meluncurkan Galaxy A17 5G yang dilengkapi layar AMOLED 6,7 inci dan chip Exynos 1330, Samsung kini bersiap untuk merilis penerusnya. Berita terbaru menunjukkan bahwa detail mengenai chipset untuk Galaxy A18 telah bocor, menandakan perubahan besar dalam strategi perusahaan.

Galaxy A18 5G diperkirakan akan mengusung chipset Qualcomm Snapdragon, sementara varian 4G akan menggunakan MediaTek Helio G99. Pergantian ini menandai pergeseran signifikan dari Galaxy A17 yang sebelumnya menggunakan chip buatan sendiri. Langkah ini mungkin diambil Samsung untuk mengurangi biaya produksi di tengah kenaikan harga memori.

Laporan tambahan menyebutkan bahwa produksi massal Galaxy A18 4G dijadwalkan mulai Agustus, dengan target awal 100.000 unit pada bulan pertama. Jumlah ini diharapkan meningkat menjadi 2,4 juta unit pada bulan September dan 2,5 juta unit pada bulan Oktober, meskipun rencana ini bisa berubah tergantung pada kondisi pasar.

Seperti pendahulunya, Galaxy A18 akan menawarkan layar Super AMOLED berukuran 6,7 inci dengan resolusi Full HD+. Ponsel ini akan dilengkapi dengan pilihan RAM mulai dari 4GB, 6GB, hingga 8GB, serta opsi penyimpanan sebesar 128GB atau 256GB. Selain itu, Galaxy A18 juga akan mengusung tiga kamera belakang dengan sensor utama 50MP dan kamera selfie 13MP.

Penggantian chipset ini bukan tanpa alasan. Samsung mencari cara untuk menekan biaya produksi, terutama dalam menghadapi kenaikan harga memori di pasar global. Dengan menggunakan chip dari MediaTek dan Qualcomm, Samsung berharap dapat menjaga harga jual yang kompetitif sambil tetap menawarkan performa yang mumpuni.

Beberapa keunggulan penggunaan chipset Snapdragon dan MediaTek antara lain:

  • Pengendalian Biaya: Penggunaan chip pihak ketiga membantu menekan biaya produksi.
  • Stabilitas Jaringan 5G: Qualcomm dikenal memiliki modem yang lebih baik untuk konektivitas 5G.
  • Kinerja Berkelanjutan: Chip Snapdragon menawarkan performa yang stabil dan efisien.
  • Kemampuan Gaming: Chip ini mampu menangani game berat dengan lebih baik.
  • Image Signal Processing: Peningkatan kualitas foto dan video.

Dengan perubahan yang cukup signifikan ini, Samsung berusaha untuk memenuhi ekspektasi konsumen yang semakin tinggi terhadap perangkat smartphone. Galaxy A18 diharapkan dapat bersaing di segmen harga terjangkau dengan performa yang lebih baik dan efisiensi yang ditingkatkan.

Dengan begitu, Model Samsung Galaxy A18 Dikabarkan Akan Mengganti Chip Exynos dengan MediaTek dan Snapdragon menjadi langkah strategis Samsung untuk terus berinovasi dan memenuhi kebutuhan pasar yang dinamis.

Related Post

Tinggalkan komentar