Hesti.id – 04 Juli 2026 | LANGKAT – Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Akses Air Bersih PTPN IV PalmCo dan Polres Langkat Bangun Sumur Bor bagi Masyarakat di Dusun Bukit Barat, Desa Tanjung Putus, Kecamatan Padang Tualang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Kegiatan ini merupakan bagian dari peringatan Hari Bhayangkara ke-80, yang menandakan sinergi antara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Perkebunan dan Kepolisian Republik Indonesia dalam menyediakan akses air bersih bagi masyarakat.
Sumur bor yang dibangun memiliki kedalaman sekitar 70 meter dan dirancang untuk memberikan sumber air bersih yang lebih aman dari risiko pencemaran, sehingga dapat dimanfaatkan oleh warga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka.
Kapolres Langkat, AKBP David Triyo Prasojo, menjelaskan bahwa pembangunan sumur bor ini merupakan bentuk pengabdian Polri kepada masyarakat dan menunjukkan kepedulian dalam memenuhi kebutuhan dasar warga. “Dengan adanya sumur bor ini, kami berharap masyarakat Dusun Bukit Barat akan memperoleh akses air bersih yang lebih baik dan fasilitas ini dapat memberikan manfaat jangka panjang,” ujarnya.
Baca juga:
Lebih lanjut, David menekankan bahwa peringatan Hari Bhayangkara seharusnya tidak hanya dimaknai sebagai momentum untuk memperkuat tugas kepolisian dalam menjaga keamanan, tetapi juga sebagai kesempatan untuk memenuhi berbagai kebutuhan sosial masyarakat, termasuk penyediaan infrastruktur dasar di wilayah pedesaan. “Kami sangat berterima kasih kepada perusahaan yang telah memfasilitasi pembangunan sumur bor ini,” tambahnya.
Program penyediaan akses air bersih ini didukung sepenuhnya melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PTPN IV PalmCo, sebagai bagian dari komitmen Holding Perkebunan Nusantara dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di wilayah operasional mereka. Direktorat Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, mengungkapkan bahwa penyediaan sarana air bersih merupakan program berkelanjutan yang terus dilaksanakan di berbagai daerah. “Hingga saat ini, kami telah merealisasikan program penyediaan sarana air bersih di 131 titik lokasi, dan kami akan terus berupaya menambah angka tersebut karena air bersih adalah kebutuhan dasar masyarakat,” ujarnya.
Jatmiko juga menekankan pentingnya akses terhadap air bersih dan sanitasi yang layak untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Oleh karena itu, PTPN IV PalmCo berkomitmen untuk memperluas pembangunan sumur bor serta fasilitas mandi, cuci, dan kakus (MCK), terutama di daerah yang masih menghadapi keterbatasan akses air bersih. Ia menekankan bahwa kolaborasi dengan kepolisian dan pemerintah daerah adalah kunci untuk mempercepat pelaksanaan program agar manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat.
Dalam periode 2024 hingga 2025, PTPN IV PalmCo menargetkan untuk menjangkau 3.811 kepala keluarga di berbagai wilayah operasionalnya, dari Sumatera hingga Kalimantan. Dampak positif dari program ini telah dirasakan oleh masyarakat di beberapa daerah. Contohnya, di Dusun Menanti, Desa Sungai Jaman, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, pembangunan sumur bor membantu masyarakat mendapatkan air bersih saat debit Sungai Stengko menurun pada musim kemarau. “Kami bersyukur atas bantuan sumur bor ini. Fasilitas tersebut sangat membantu warga dalam memperoleh air bersih,” ungkap Ketua RT 03 Dusun Menanti, Abil.
Selain itu, Kepala Desa Pondok Meja, Kecamatan Mestong, Jambi, Martoyo, juga menyampaikan apresiasi atas pembangunan sumur bor dan tangki air yang sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan air bersih, terutama saat musim kemarau. Perwakilan masyarakat Desa Alue Gadeng Dua, Kabupaten Aceh Timur, Handoko Apri, menambahkan bahwa bantuan sarana sanitasi dan sumur bor telah meringankan beban mereka dalam mendapatkan air bersih sehari-hari.
Melalui kerjasama yang solid antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat, Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN IV PalmCo terus mengimplementasikan Program TJSL yang fokus pada peningkatan kualitas hidup masyarakat serta mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), terutama dalam penyediaan akses air bersih dan sanitasi yang layak.











