10 Juli 2026

Jasa Marga Dukung Biosolar B50 untuk Transportasi Berkelanjutan

Jasa Marga Dukung Biosolar B50 untuk Transportasi Berkelanjutan
Jasa Marga Dukung Biosolar B50 untuk Transportasi Berkelanjutan

Hesti.id – 10 Juli 2026 | PT Jasa Marga (Persero) Tbk memperkuat ekosistem transportasi berkelanjutan dengan mendukung implementasi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Biosolar B50 di Rest Area KM 57A. Dukungan ini terwujud dalam acara peresmian yang dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia, yang mengusung tema “Langkah Nyata untuk Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional” pada Kamis (09/07).

Rest Area KM 57A, yang dikelola oleh Mitra, merupakan salah satu titik layanan strategis dalam jaringan jalan tol Jasa Marga Group. Lokasi ini sangat penting karena berada di koridor utama bagi mobilitas masyarakat serta distribusi logistik nasional. Dengan akses menuju Jalan Layang Sheikh Mohamed Bin Zayed (MBZ), rest area ini berperan dalam mendukung kelancaran perjalanan sekaligus menyediakan layanan energi untuk pengguna jalan tol.

Implementasi Biosolar B50 menjadi langkah lanjutan dari program pengembangan biodiesel yang sebelumnya diawali dengan B35 dan B40. Jasa Marga berkomitmen untuk memperkuat koordinasi dengan PT Pertamina (Persero) dan mitra pengelola SPBU yang berada di lingkungan rest area Jasa Marga Group. Koordinasi ini penting untuk memastikan kesiapan fasilitas layanan, kelancaran operasional, serta dukungan terhadap penyaluran Biosolar B50 sesuai dengan tahapan dan ketentuan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, mengungkapkan bahwa kehadiran Biosolar B50 di rest area jalan tol merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam menyediakan layanan yang adaptif terhadap kebutuhan transportasi masa depan. “Sebagai operator jalan tol terbesar di Indonesia, kami memastikan bahwa ekosistem infrastruktur pendukung jalan tol mampu beradaptasi dengan kebutuhan transportasi yang akan datang. Melalui kesiapan rest area dan sinergi dengan Pertamina, kami mendukung implementasi Biosolar B50 agar pengguna jalan, termasuk kendaraan logistik, dapat mengakses layanan energi yang sejalan dengan agenda transisi energi nasional,” ujarnya.

Rivan menambahkan bahwa Jasa Marga terus mengintegrasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam pengelolaan bisnis perusahaan. Ini termasuk dalam pengembangan layanan jalan tol dan rest area yang semakin responsif terhadap isu keberlanjutan. “Dukungan terhadap implementasi Biosolar B50 adalah bagian dari komitmen kami untuk berkontribusi pada agenda pembangunan nasional, khususnya mendorong transportasi yang lebih berkelanjutan. Kami percaya bahwa rest area memiliki peran yang semakin strategis, bukan hanya sebagai tempat singgah, tetapi juga sebagai simpul layanan yang mendukung mobilitas masyarakat, distribusi logistik, dan transisi energi,” tambahnya.

Ke depan, Jasa Marga berencana untuk menyediakan layanan Biosolar B50 secara bertahap di titik SPBU di berbagai koridor rest area lainnya yang dikelola oleh Jasa Marga Group. Hal ini akan disesuaikan dengan kesiapan sarana, keandalan pasokan, serta regulasi teknis yang berlaku. Langkah ini merupakan bagian dari transformasi rest area Jasa Marga Group untuk menjadi ruang pelayanan publik yang semakin adaptif, andal, dan selaras dengan arah pengembangan transportasi berkelanjutan.

Dengan dukungan terhadap implementasi Biosolar B50 di Rest Area KM 57A Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Jasa Marga semakin memperkuat peran rest area sebagai elemen penting dalam ekosistem layanan jalan tol. Jasa Marga berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah, mitra, dan pemangku kepentingan lainnya dalam mewujudkan layanan jalan tol yang tidak hanya mendukung kelancaran mobilitas, tetapi juga berkontribusi pada ketahanan energi dan pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

Related Post

Tinggalkan komentar