Hesti.id – 21 Juli 2026 | Kabar gembira bagi para fotografer profesional yang menggunakan ekosistem Android. Hasselblad akhirnya resmi meluncurkan Phocus Mobile untuk platform Android versi 1.0.0, sebuah langkah besar setelah enam tahun aplikasi serupa eksklusif hanya tersedia bagi pengguna iOS sejak 2019.
Aplikasi companion ini dirancang khusus untuk memaksimalkan potensi kamera medium format Hasselblad. Pengguna kini bisa mengelola, mengedit, hingga mengekspor hasil jepretan langsung dari smartphone Android mereka tanpa perlu berpindah ke perangkat desktop.
Contents
Dukungan Kamera Medium Format Hasselblad
Phocus Mobile untuk Android hadir sebagai pendamping resmi bagi lini kamera kelas atas Hasselblad. Saat ini, aplikasi tersebut sudah mendukung penuh penggunaan untuk model X2D II 100C, X2D 100C, serta kombinasi 907X & CFV 100C. Pengguna bisa mengunduh aplikasi ini secara gratis melalui Google Play Store.
Proses transfer data foto kini jauh lebih fleksibel. Pengguna bisa mengimpor file melalui koneksi Wi-Fi. Khusus bagi pemilik X2D II 100C dengan firmware versi 1.3.16.1 atau yang lebih baru, tersedia opsi transfer data yang lebih cepat dan stabil menggunakan kabel USB-C.
Fitur Editing Profesional dalam Genggaman
Hasselblad tidak main-main dalam menyematkan fitur editing pada aplikasi ini. Pengguna mendapatkan kontrol penuh terhadap berbagai parameter teknis seperti exposure, curves, white balance, hingga koreksi lensa. Tersedia juga fitur koreksi monokrom, sharpening, cropping, rotasi, serta keystone correction untuk hasil gambar yang sempurna.
Alur kerja fotografer yang menangani banyak foto sekaligus akan sangat terbantu dengan fitur batch editing. Pengaturan edit yang telah dibuat pada satu foto dapat disalin dan diterapkan ke banyak foto lainnya secara instan. Hal ini sangat efisien untuk meningkatkan produktivitas saat sesi pemotretan volume tinggi.
Setelah proses editing selesai, pengguna memiliki beragam pilihan format ekspor. Anda bisa memilih Ultra HDR JPEG, HDR TIFF, JPEG, TIFF, HEIF, hingga format RAW asli Hasselblad yaitu 3FR. Semua ini memastikan kualitas gambar tetap terjaga sesuai standar medium format.
Teknologi AI Noise Reduction dan Warna Natural
Salah satu nilai jual utama dari Hasselblad Phocus Mobile Resmi Hadir di Android Bawa AI Noise Reduction untuk Kamera Medium Format adalah integrasi Hasselblad Natural Colour Solution (HNCS). Teknologi ini menjamin konsistensi warna dan gradasi tonal yang identik dengan hasil editan di desktop, mulai dari tahap preview hingga file akhir.
Fitur unggulan lainnya adalah Hasselblad Natural Noise Reduction (HNNR). Ini merupakan teknologi noise reduction berbasis AI yang sangat canggih. AI ini telah dilatih menggunakan ratusan ribu foto Hasselblad dan dikalibrasi khusus untuk menangani karakteristik sensor medium format beresolusi 100MP.
Proses pengurangan noise pada file RAW 100MP hanya membutuhkan waktu sekitar 15 hingga 20 detik. HNNR menawarkan dua mode utama:
- Purity Mode: Memberikan hasil gambar yang paling bersih dari gangguan noise.
- Detail Mode: Fokus pada mempertahankan micro-texture dan detail halus agar gambar tetap terlihat organik.
Kehadiran HNNR ini menjadi penyelamat bagi pengguna kamera 907X & CFV 100C yang tidak memiliki fitur in-body image stabilisation (IBIS). Dengan bantuan AI ini, pengambilan foto handheld dalam kondisi minim cahaya menjadi jauh lebih memungkinkan dengan hasil yang tetap tajam.
Spesifikasi Perangkat yang Dibutuhkan
Mengingat aplikasi ini harus memproses file RAW raksasa yang berukuran hingga 100MB per file, Hasselblad menetapkan standar perangkat keras yang cukup tinggi. Tidak semua smartphone Android mampu menjalankan aplikasi ini dengan lancar karena beban komputasi yang berat.
Berikut adalah spesifikasi yang diperlukan:
- Sistem Operasi: Minimal Android 12.
- Kapasitas RAM: Minimal 12GB untuk menangani pemrosesan file besar.
- Rekomendasi Terbaik: Android 16 ke atas dengan chipset Snapdragon 8 Gen 3 atau yang lebih baru.
Penting untuk dicatat bahwa fitur canggih HNNR saat ini hanya dapat diakses jika smartphone Anda menggunakan chipset Snapdragon 8 Gen 3 ke atas. Hal ini menunjukkan bahwa aplikasi ini memang ditujukan untuk pengguna flagship yang memiliki perangkat keras mumpuni.
Meskipun syarat spesifikasinya cukup ketat, hal ini masuk akal mengingat target penggunanya adalah fotografer profesional yang menggunakan kamera medium format. Hampir dapat dipastikan bahwa pengguna kamera Hasselblad juga menggunakan smartphone kelas atas untuk mendukung mobilitas mereka.
